mobilinanews (Jakarta) - Saat ini Sentul Drag Race menjadi magnet bagi para penggila drag race tidak hanya di Jakarta tapi juga Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya peserta drag race dari luar Jakarta bahkan hingga luar pulau. Lantas apa yang membuat Sentul Drag Race mampu menyedot atensi para dragster yang datang dari jauh bahkan rutin tampil di tiap seri nya.
"Sirkuit Sentul adalah satu-satunya tempat yang paling representatif untuk pelaksanaan drag race terlebih dengan rentang trek 402 meter. Panjang trek ini belum lagi ditambah dengan jarak pengereman yang aman sekitar 400 meter. Jadi fasilitas trek lurus dengan rentang tidak kurang dari 800 meter adalah salah satu fasilitas yang harus terpenuhi dan itu hanya ada di Sentul," ujar Budi "Santen" wartawan senior yang sangat memahami seluk beluk dunia balap di tanah air.
Selain perihal fasilitas tempat, curahan hati para pedragster khususnya dari daerah tidak kalah memilukan. Beberapa tim drag dari Jogjakarta, Ambon dan Batam mengeluhkan minimnya dan bisa dikatakan hampir tidak ada.
"Kita datang jauh-jauh dari Batam karena kita hobi ngebut tapi IMI hampir tidak memberi porsi event drag race di Kepulauan Riau, karena didominasi balap motor. Sedangkan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit jika kita harus berangkat ke Sentul," ujar Faisal pedragster asal Batam.
Perihal tidak adanya tempat yang ideal serta minimnya event drag race juga diutarakan oleh pedragster dari Maluku. "Sebetulnya tempat paling penting, jika saja ada format safety yang dipersiapkan dengan matang dari penyelenggara tentunya bisa saja drag race dilakukan si daerah," papar pembina tim yang enggan diungkap identitasnya.
Curahan hati para dragster daerah harapannya, jika event reguler drag race dan tidak "liar" ada di daerah, maka akan ada jawara-jawara daerah yang namanya berkibar ke seluruh Indonesia. Jadi ketika bertarung di Sirkuit Sentul akan menjadi pertarungan "best of the best". Gimana nih Pengprov IMI, dragster daerah menjerit nih!