mobilinanews (Jakarta) - Jorge Martin (Prima Pramac Racing) melaju kencang untuk meraih kemenangan Tissot Sprint, setelah start roketnya dari grid keempat. Pembalap #89 itu finis di depan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), yang memulai perlombaan dari pole position.
Sementara itu, Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing) mengamankan podium perdana Sprint, mengonversi keberhasilan start front row.
Minggu (8/9), Bagnaia berpeluang untuk bergabung dengan daftar pembalap hebat yang memenangi delapan balapan atau lebih dalam satu musim MotoGP sejak Marc Marquez.
Namun, dengan performa kuat Martin, akankah ia menghentikan pesta sang Juara Dunia bertahan di Misano?
1. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) meraih pole position kedua di tahun ini setelah Assen, di mana ia juga menang dalam Sprint dan Grand Prix.
Di Misano, ia mencetak rekor lap baru dan kini memiliki tiga pole di sana.
Kemenangannya yang ke-8 menjadikannya calon pembalap pertama dengan delapan kemenangan dalam satu musim sejak Marc Marquez 2019. Kini, ia menduduki peringkat kedua dengan selisih 26 poin dari Martin.
2. Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing) Mulai dari posisi kedua, ia berpeluang meraih podium GP pertamanya sejak finis ketiga di Jerez pada musim 2021.
3. Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) Memulai balapan dari posisi ketiga, ia berada di tiga besar kualifikasi tahun ini. Ia juga meraih podium ketiga di Jerez dan berpeluang meraih kemenangan pertama sejak GP India 2023.
4. Jorge Martin (Prima Pramac Racing) memulai balapan dari posisi keempat di Misano, mengalami kegagalan masuk tiga besar kualifikasi untuk kelima kalinya.
Namun, ia berpeluang menang balapan MotoGP kedelapan dan ketiga musim ini. Saat ini, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 26 poin atas Bagnaia.
5. Rookie Pedro Acosta (Red Bull GASGAS Tech3) meraih posisi kelima dalam kualifikasi musim ini, mencatat empat kali masuk enam besar. Di usia 20 tahun dan 106 hari, ia berpotensi menjadi pemenang termuda kedua setelah Marc Marquez.
6. Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) berhasil lolos dari Q1 dan meraih posisi start keenam. Ia berpeluang naik podium lagi setelah finis kedua di Qatar musim ini.
7. Setelah melewati Q1, Alex Marquez (Gresini Racing MotoGP) mengisi posisi start ketujuh.
Spaniard memiliki peluang menambah koleksi podium kelas utamanya (dua dengan Honda dan tiga bersama Ducati sejauh ini), atau meraih kemenangan MotoGP pertamanya.
8. Enea Bastianini dari tim Ducati Lenovo, yang absen di Misano 2023, menempati posisi start kedelapan dalam klasemen, sama dengan poin Marc Marquez.
Jika memenangkan balapan, ini akan menjadi kemenangan MotoGP ketujuhnya, menyamai Martin dan Loris Capirossi sebagai pembalap Ducati tersukses keempat.
9. Setelah kecelakaan di Q2, Marc Marquez dari Gresini Racing MotoGP akan memulai balapan dari posisi ke-9 di Aragon, hasil kualifikasi terburuknya.
Ia berpeluang meraih kemenangan berturut-turut untuk pertama kali sejak 2021, dan kelima di Misano.
10. Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) menempati posisi start ke-10, hasil kualifikasi terbaiknya sejak posisi kedelapan di Le Mans. El Diablo memiliki peluang naik podium pertamanya sejak finis ketiga di GP Indonesia musim lalu.
Dapatkah Bagnaia meraih kemenangan kedelapannya musim ini, atau akankah kita melihat Martin menjadi yang teratas? Pastikan Anda tak melewatkan balapan MotoGP San Marino pada Minggu (8/9) mulai pukul 19.00 WIB! (Arf)