Terjawab Sudah! Ternyata Ini Penyebab Shockbreaker Motor jadi Keras, Begini Cara Mengatasinya

Senin, 14/10/2024 23:34 WIB |
Penyebab Shockbreaker Motor jadi Keras - Dok.Freepik
Penyebab Shockbreaker Motor jadi Keras - Dok.Freepik

Mobilinanews (Jakarta) - Penyebab Shockbreaker sepeda motor terasa keras perlu diketahui dari masalah suspensi, sekecil apa pun, berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan berkendara pengemudi.

Selain itu, bagian ini mungkin akan memperpendek umurnya jika tidak dirawat.

Hal ini ditandai dengan suspensi yang lebih kaku dan berkurangnya kemampuan peredam kejut dalam meredam getaran.

Ada banyak alasan mengapa suspensi sepeda motor bradsis terlalu kaku atau keras bahkan bunyi suara jeduk.

Dikutip dari laman Web Trick & Tips Suzuki, Berikut beberapa penyebab umum suspensi motor keras dan cara mengatasinya.

1. Usia Shockbreaker

Kinerja shockbreaker akan menurun seiring pemakaian. Meski komponen ini lambat bergerak, perawatan tetap penting karena setiap komponen memiliki usia pakai.

Jangan abaikan penggantian jika shockbreaker sudah keras karena melewati batas usia pakai.

2. Kualitas Shockbreaker

Apabila suspensi motor Anda sudah diganti baru tapi cepat rusak, bisa jadi karena kualitasnya yang rendah. Untuk itu, pastikan membeli shockbreaker pada toko yang tepercaya.

3. Pelumas Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit

Faktor lain yang dapat membuat shockbreaker motor keras adalah penggunaan pelumas atau oli shock yang melebihi kebutuhan standar motor atau tidak sesjui anjuran pabrik.

Hal ini dapat menghambat fungsi oli itu sendiri. Sebaliknya, penggunaan oli shock yang terlalu sedikit juga dapat mempengaruhi kinerja shockbreaker.

Oleh karena itu, penting untuk mengisi oli shock sesuai dengan batas standar yang ditetapkan pada tabung agar kinerja suspensi motor tetap optimal.

4. Oli Shock Rusak

Penyebab kerusakan oli shock dapat disebabkan oleh degradasi sifat pelumasnya atau kekentalan yang terlalu tinggi.

Oli shock yang mengalami degradasi tidak dapat meredam guncangan dengan baik, sedangkan oli shock yang terlalu kental tidak dapat bekerja secara maksimal.

Solusi terbaik adalah mengganti oli shock secara teratur sesuai panduan pabrik atau setelah melampaui jarak 15 km atau paling lambat setelah 1 tahun pemakaian kendaraan.

5. Oli Shock Bocor

Masih seputar oli, masalah paling umum yang membuat suspensi keras adalah adanya kebocoran pada oli shockbreaker.

Kondisi ini merupakan permasalahan yang bersifat urgent sehingga butuh mendapatkan penanganan lebih lanjut.

6. Tekanan Udara dalam Shockbreaker Terlalu Tinggi/Rendah

Shockbreaker motor juga akan bermasalah jika tekanan udara dalam komponen ini terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika terlalu tinggi, maka komponen ini akan terasa keras.

Sebaliknya, jika terlalu rendah akan membuat shockbreaker tidak mampu meredam guncangan.

Untuk itu, pastikan tekanan udara pada suspensi sesuai dengan rekomendasi pabrikan dengan cara mengeceknya secara berkala.

7. Beban Berlebihan

Membawa beban secara berlebihan baik itu barang maupun penumpang berpotensi membuat shockbreaker keras atau rusak.

Sebab, komponen ini harus bekerja ekstra keras dari biasanya. Jadi, pastikan membawa beban sesuai batasan yang telah ditentukan oleh pabrikan motor.

8. Terjatuh atau Tabrakan

Motor yang pernah terjatuh atau mengalami kecelakaan juga bisa menjadi faktor penyebab suspensi motor menjadi keras.

Sebab, meskipun kondisi kerusakannya tidak terlihat secara visual, namun tetap akan memengaruhi kinerja suspensi.

Untuk itu, sebaiknya segera cek kondisi motor setelah terjatuh atau tabrakan apakah ada masalah pada kendaraan. Bila perlu, bawalah ke bengkel terdekat untuk memastikan kondisi motor Anda.

9. Kondisi Jalan Buruk

Sering melewati jalanan yang kondisinya rusak atau berlubang bisa membuat suspensi mengalami masalah.

Shockbreaker motor yang sehat memang mampu meredam guncangan dengan baik, namun tetap bisa rusak jika berlangsung terus menerus.

Solusi terbaik adalah menghindari kondisi jalan rusak. Jika tidak bisa dihindari, kurangi kecepatan saat melewati jalan rusak untuk meminimalisir dampaknya.

10. Shockbreaker Terasa Keras karena Kerusakan Komponen

Faktor berikutnya yang membuat shockbreaker keras karena adanya kerusakan pada salah satu komponen kendaraan Anda.

Jika ini terjadi, maka solusi terbaik adalah dengan segera membawa ke bengkel dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh.

Adapun Faktor yang Membuat Shockbreaker Keras Karena Adanya Kerusakan pada Komponen Kendaraan

  • Garpu Suspensi Bengkok
  • Suspensi Tidak Sejajar
  • Peredam Kejut Keras
  • Compression Damper Rusak
  • Rebound damper rusak
  • Komponen Internal Rusak

Itulah beberapa penyebab suspensi motor keras dan solusinya.

Sebenarnya, cara mengatasi shockbreaker yang bermasalah adalah dengan mengecek kondisinya apakah bisa diperbaiki atau harus menggantinya apabila memang telah rusak atau aus. (Arf)