Formasi Baru TGR Untuk Rally4 WRC 2025, Bawa Bibit Pereli Muda Berbakat

Jum'at, 20/12/2024 12:57 WIB | bagas
TGR Bawa Bibit Pereli Muda Berbakat Ke Rally4 WRC 2025 (Foto: TGR)
TGR Bawa Bibit Pereli Muda Berbakat Ke Rally4 WRC 2025 (Foto: TGR)

Mobilinanews (Jepang) - Toyota Gazoo Racing (TGR) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan peluang emas bagi para pembalap muda untuk dapat berkompetisi di kancah internasional, termasuk dalam kejuaraan dunia World Rally Championship (WRC).

Dimana, melalui program Toyota Gazoo Racing WRC Challenge, tim balap asal Jepang ini telah berhasil menemukan dan membawa bibit pembalap reli muda berbakat untuk bergabung ke dalam jajarannya untuk musim balap WRC 2025 mendatang.

Sebelumnya, proses untuk menemukan pembalap generasi keempat ini dimulai di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang pada bulan Oktober ketika hampir 100 pelamar berkesempatan untuk menunjukkan keterampilan mereka di hadapan instruktur dari tim TGR WRC.

Meskipun pengalaman mereka terbatas terutama di salju dan es, para finalis mengesankan para instruktur, yang ingin memilih pembalap yang menunjukkan potensi untuk menjadi pesaing tingkat atas di Kejuaraan Reli Dunia FIA.

“Ini adalah tahun kedua kami dapat memulai pencarian di Fuji Speedway. Dimana kami kembali memiliki sekelompok pembalap muda yang sangat tangguh,” ujar Mikko Hirvonen, Kelapa Instruktur Program TGR WRC Challenge, mengutip siarannya, Jum’at (20/12/2024).

Singkatnya, setelah melalui banyak pertimbangan serta proses seleksi yang ketat, TGR WRC telah memilih dua pembalap muda berbakat yaitu, Rio Ogata dan Kanta Yanaguida, lengkap juga dengan co-driver nya yaitu, Tomiya Maekawa.

Ogata, 23 tahun, sebelumnya telah berkompetisi dalam dirt trial, gymkhana, dan e-motorsports. Sementara, Yanaguida, 24 tahun, memiliki pengalaman luas dalam drifting dan memulai karir relinya pada tahun 2024 di Morizo Challenge Cup.

Meskipun pengalaman reli mereka saat ini terbatas, tim TGR WRC cukup optimis dan siap untuk membala para pereli muda terseut mulai berkompetisi dalam reli nasional di Finlandia dan Eropa dengan mobil Rally4 WRC berpenggerak roda depan musim depan.

Mikko mengatakan bahwa beberapa pereli muda itu memiliki bakat alami yang hebat dan beberapa memiliki latar belakang yang lebih dalam di dunia motorsport, tetapi mereka cukup dekat satu sama lain, jadi mereka harus berusaha keras untuk membuat perbedaan.

“Meskipun keterampilan mengemudi itu penting, kami juga mencari cara mereka tampil di bawah tekanan, siapa yang mampu konsisten dengan semua mobil dan situasi yang berbeda, dan siapa yang mampu tetap tenang saat melawan waktu,” ucapnya.

“Itulah yang membedakan Rio dan Kanta dari yang lain, mereka mahir dalam mengemudi, tapi didalam balapan, kecepatan bukanlah segalanya, ada banyak hal yang terlibat untuk menjadi atlet yang lebih lengkap seperti sisi mental dan fisik,” tambah Mikko.

“Termasuk juga Tomiya Maekawa, yang telah terpilih sebagai co-driver dan akan memulai jadwal pelatihan khusus di Finlandia bersama pereli berpengalaman Jarkko Nikara, yang akan mengikuti reli pertama mereka bersama-sama pada awal tahun 2025,” pungkasnya.

Mereka yang terpilih juga akan berkesempatan untuk belajar dari orang-orang yang jejak langkahnya mereka ikuti, termasuk Takamoto Katsuta yang lulus seleksi awal tahun 2015 dan sekarang berkompetisi penuh waktu untuk TGR-WRT di GR Yaris Rally1.

Pengemudi generasi kedua Yuki Yamamoto dan Hikaru Kogure akan terus berkompetisi dengan GR Yaris Rally2 pada tahun 2025. Sementara pengemudi generasi ketiga, Shotaro Goto dan Takumi Matsushita, akan naik dari Rally4 ke Rally3.