mobilinanews (Austria) - Tak seperti rival beratnya, Lewis Hamilton, sesungguhnya Max Verstappen sangat jarang bersentuhan dengan dunia balap MotoGP. Tapi, untuk Marc Marquez, Verstappen berbeda.
Juara dunia F1 4 kali itu dipertemukan dengan juara dunia MotoGP 6 kali, Marc Marquez, sebagai tamu spesial dalam acara khusus akhir tahun di kanal televisi ServusTV di Austria. Tak lain karena di bawah sponsor yang sama, Red Bull, yang berpusat di Austria.
Selain perjalanan di musim 2024, keduanya juga berbicara kemungkinan-kemungkinan di musim 2025 nanti.
Verstappen menjadi favorit terkuat dan ditargetkan meraih gelar kelima tahun depan buat Red Bull Racing. Terkuat bukan hanya karena skill membalapnya, tapi juga karena regulasi teknis tak berubah dan terbukti Red Bull Racing adalah terbaik dalam aturan teknis saat ini yang berlaku sejak musim 2022.
Sedikit berbeda dengan Marquez yang 11 tahun bersama Honda dan bersama pabrikan itu meraih 6 gelar MotoGP-nya.
MM93 menjadi salah satu favorit juara dunia MotoGP 2025 berkat penampilan istimewanya bersama tim satelit Gresini Ducati pada 2024. Tahun depan Marquez bertarung di bawah bendera tim pabrikan Ducati, menjadi rekan setim Francesco Bagnaia yang meraih 2 gelar dunia bersama Ducati.
Verstappen memuji penampilan Marquez tahun ini bersama Gresini. Membuktikan proses adaptasinya sangat cepat di Ducati.
"Marc pembalap luar biasa, terbaik di paddock. Ia juara dunia 6 kali. Untuk tahun depan ia tetap harus beradaptasi lagi dengan tim barunya," kata Verstappen.
"Bergabung dengan tim pabrikan levelnya sudah berbeda. Marc bukan hanya perlu sedikit adaptasi lagi, tapi juga perlu belajar dari rekan setimnya agar bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya."
Pesan Verstappen itu layak dianggukin Marquez. Pasalnya, paket Desmosedici GP25 nanti tak jauh berbeda dengan pendahulunya, GP24. Artinya, Bagnaia tak butuh banyak waktu untuk mengenal GP25 karena sudah sangat paham dengan GP24.
Sebaliknya dengan Marquez yang hanya mengenal GP24 pada sesi tes Barcelona silam karena sepanjang musim 2024 ia hanya menggunakan GP23. Berarti dengan GP25 tahun depan ia menggeber motor yang teknologinya lebih maju 2 tahun dari GP23 yang tahun ini sudah ia kuasai.
Pada tes Barcelona lalu Marquez juga sudah ngetes versi GP25. Tapi, itu belum bisa jadi rujukan untuk memperbandingkan dirinya dengan Bagnaia. Apalagi masih ada revisi yang disiapkan Ducati sebelum GP25 benar-benar tarung dalam balapan resmi yang serial 2025 dimulai di GP Thailand pada Februari depan. (rn)