mobilinanews (Italia) - Tak banyak yang bisa dilakukan Lewis Hamilton dalam sesi perdananya mencoba Ferrari SF23 di Sirkuit Fiorano, Italia. Tapi, ia mengaku tak sabar untuk gaspol.
Waktu pengenalannya menyesuaikan diri dengan karakter mobil Ferrari sangat terbatas karena gangguan kabut tebal di dalam sirkuit. Hanya beberapa laps tanpa bisa mencapai top speed mobil besutan 2023 itu.
"Masih banyak yang harus dilakukan tapi saya sudah tak sabar untuk mencoba lebih jauh lagi," kata Hamilton seusai tes.
Team Principal Ferrari Fred Vasseur menyebut performa bukan hal yang dituju dalam tes perdana ini. Kesempatan itu hanya untuk pemanasan bagaimana Hamilton merasakan deru mesin Ferrari, macam mana kinerja suspensi dan pengereman dan sebagainya.
"Ini sekadar pemanasan setelah sebelumnya Lewis meninjau pabrik dan mencoba simulator," ucap mantan pemimpin tim yang membawahi Hamilton saat masih berlomba si ajang GP2, gerbang terakhir menuju jenjang F1.
Sesi uji coba berikutnya berlangsung di Sirkuit Barcelona, Spanyol, dengan status lebih serius pada akhir Januari ini. Serius karena di situ Charles Leclerc juga ikut melakoni tes sebagai persiapan akhir menuju FIA winter test pada Maret.
Yang tak kalah menarik adalah rasa betah Hamilton yang sudah tiga hari di Maranello, markas Ferrari. Ia tak merasa asing di dalam tim barunya.
Aura positif itu terbangun tak lain karena kedekatan personal dengan Vasseur. Tapi, juga kedatangan dua teknisi top yang tahun lalu juga direkrut Ferrari dari Mercedes. Mereka adalah desainer Loic Serra dan Jerome D"Ambrosia.
Ketiga kawan lama itu membantu Hamilton berkolaborasi dengan race engineer Ricardo Adami yang sebelumnya menjadi race engineer Sebastian Vettel dan Carlos Sainz. di Ferrrari.
Dan, yang tak kalah penting buat Hamilton adalah kembalinya Angela Cullen sebagai wanita terdekatnya saat balapan. Wanita asal Selandia Baru itu adalah asisten pribadi Hamilton dengan banyak tugas mulai dari persiapan baju dan peralatan sampai dengan melatih fisik dan mental Hamilton.
"Ia salah satu terbaik yang datang dalam kehidupanku," puji Hamilton saat keduanya berpisah di akhir musim 2022 setelah 6 tahun bersama.
Kini Cullen sudah tampak bersama Hamilton sejak hari pertama tampil dengan seragam Frrrari. Jadi, sekarang teekinfirmasi kalau bukan kebetulan keduanya bersama di pegunungan Alpen bertepatan dengan ulang tahun Hamilton pada 7 Januari lalu.
Seperti kata Hamilton sebelumnya, ia selalu merasa nyaman dan percaya diri di samping Cullen, Wanita istimewa yang menemani Hamilton meraih 4 dari 6 gelar di Mercedes. Bagaimana di Ferrari jadi layak dinanti. (rn)