Eks Pembalap F1, Romain Grosjean Sebut Tim Ferrari Diperkuat Leclerc dan Hamilton, Siapa Yang Akan Diprioritaskan?

Sabtu, 15/03/2025 12:08 WIB | bagas
Charles Leclerc (kiri) dan Lewis Hamilton (kanan) (Foto: F1)
Charles Leclerc (kiri) dan Lewis Hamilton (kanan) (Foto: F1)

Mobilinanews (Jakarta) - Mantan pembalap Formula 1 (F1), Romain Grosjean telah memberikan pendapatnya tentang kondisi tim Ferrari yang kini diperkuat oleh Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di musim balap F1 2025.

Pembalap asal Prancis itu menyebut bahwa besar kemungkinan tim Ferrari akan menghadapi tantangan dinamika yang sulit, khususnya dalam menentukan siapa yang akan diprioritaskan sebagai pembalap utama dan nomor satu mereka.

Dalam salah satu kepindahan pembalap paling terkenal dalam sejarah F1, Lewis Hamilton tiba di tim Ferrari untuk musim 2025 setelah berakhirnya 12 tahun pengabdiannya bersama Mercedes dan sejak itu mulai membenamkan dirinya dalam tim barunya.

Namun, tim Ferrari sendiri tengah mempertahankan pembalap andalannya yakni Charles Leclerc. Sejak musim perdananya pada tahun 2019 lalu, pembalap asal Monaco itu menjadi salah satu pembalap yang cukup mengharumkan nama Ferrari di beberapa musim terakhir.

Charles Leclerc

"Ini pilihan yang sulit. Anda memiliki Charles Leclerc yang telah memenangkan Monaco dan Monza untuk Ferrari, dia adalah pembalap mereka sejak lama. Dan kemudian Anda memiliki Lewis Hamilton yang mungkin merupakan salah satu nama terbesar dalam olahraga ini dan juara terbesar yang pernah ada,” ucapnya mengutip siaran resmi F1, Jum’at (15/3/2025).

Menurut Grosjean, kepindahan Hamilton ke Ferrari memang dinilai cukup positif, terlebih Hamilton merupakan peraih gelar juara dunia F1 tujuh kali. Namun, dirinya menyarankan bahwa Ferrari harus tetap mendukung Leclerc sebagai pembalap utamanya.

“Bagaimana Anda menghadapi kedua orang itu yang berada di tim yang sama? Dugaan saya, tahun pertama, mungkin Charles setidaknya mendapat perlakuan sebagai pembalap nomor satu mereka, karena dia sangat mengenal mobil itu dan dia mungkin orang yang paling mengenal tim itu,” tutur mantan pembalap tim Haas tersebut.

"Namun jika Lewis mulai menjadi pembalap utama, mereka harus memilih. Untuk mengalahkan tim-tim lain, Anda harus memilih siapa yang akan menjadi pembalap utama dan siapa yang akan memperebutkan kejuaraan,” sambungnya.

Charles Leclerc (kiri) dan Lewis Hamilton (kanan) (Foto: F1)

Pada dasarnya, Hamilton memang masih dalam tahap awal babak barunya bersama Ferrari, dan Grosjean juga menilai tantangan yang dihadapi pembalap Inggris itu yang harus masih beradaptasi dengan skuad terkenal itu, tidak seperti Leclerc.

"Dia salah satu pembalap paling berbakat. Dia tahu cara mengendarai mobil, tidak peduli warnanya, tidak peduli bentuk setirnya. Dia akan melaju cepat. Tetapi, semua memerlukan waktu untuk memahami bahasa bersama teknisi Anda, memahami apa yang dibutuhkan mobil agar cepat serta apa filosofi dibaliknya,” paparnya.

"Saya tidak mengatakan dia tidak akan menang di Melbourne karena Ferrari selalu kuat di Melbourne, tetapi saya mengatakan butuh sedikit waktu untuk beradaptasi. Terkadang semua berjalan sangat lancar dan sangat baik. Tapi, terkadang butuh sedikit usaha lebih,” pungkasnya.