WRC 2025: Kalah Telak Dari Toyota, Hyundai Mulai Putar Otak Untuk Rally Portugal

Jum'at, 02/05/2025 22:02 WIB | bagas
Adrian Fourmaux #16 (Foto: Hyundai Motorsport)
Adrian Fourmaux #16 (Foto: Hyundai Motorsport)

Mobilinanews (Spanyol) - Usai mengalami hasil yang tidak memuaskan di putaran 4, para tim Hyundai Motorsport telah mulai memutar otak alias berpikir keras untuk menghadapi putaran selanjutnya pada kejuaraan World Rally Championship (WRC) 2025.

Pabrikan Korea itu kesulitan menemukan pengaturan titik manis di ketiga mobil i20 N Rally1 miliknya dan tidak mampu bangkit untuk meraih kemenangan di putaran 4 WRC 2025 di Islas Canarias, Spanyol pekan lalu yang menghadirkan medan lintasan tarmac atau aspal.

Sementara tim Toyota Gazoo Racing (TGR) mendominasi dengan finis 1-2-3-4 yang mengagumkan diawali oleh penampilan memukau dari Kalle Rovanpera sebagai pemenang yang menyapu bersih memimpin di setiap SS.

Hyundai pun harus puas di posisi kelima hingga ketujuh. Bahkan, salah satu pembalapnya yakni Adrien Fourmaux bercanda menyatakan dirinya sebagai pemenang ‘Piala Hyundai’ setelah finis di depan rekan setimnya Ott Tänak dan Thierry Neuville.

Masalah Hyundai tampaknya berasal dari pilihan diferensial bersama dengan kesulitan dalam mendapatkan performa maksimal dari kompon ban Hankook. Khususnya, Fourmaux yang memilih konfigurasi diferensial yang berbeda dengan Tänak dan Neuville.

Dengan komponen utama, termasuk diferensial, yang tersegel selama reli, tim Hyundai mengaku tidak dapat membuat perubahan signifikan untuk mengatasi defisit kecepatannya di lintasan aspal Rally Islas Canarias.

“Ada beberapa bagian di mobil yang disegel sehingga kami tidak bisa mendapatkan hasil maksimal dari ban ini,” ungkap Direktur Teknis Hyundai François-Xavier (FX) Demaison dalam keterangannya, mengutip siaran resmi WRC, Jumat (2/5/2025).

“Saya tidak bisa mengatakan ini atau itu. kami jelas memiliki beberapa hal yang belum kami uji karena kami tidak dapat mengubahnya, jadi kami harus melalui ini dan mengujinya serta melihat apa sebenarnya penyebab dari kurangnya kinerja kami,” tambahnya.

Kendati demikian, Adrien Fourmaux yang menjadi pembalap Hyundai tercepat dari pembalap Hyundai lainnya tetap optimis bahwa timnya akan terus bekerja keras untuk menjadi lebih baik di putaran selanjutnya dengan mempelajari kesalahan di Islas Canarias.

“Reli Islas Canarias merupakan reli yang sulit bagi kami. Ini menjadi sesi uji coba intensif di mana kami mencoba banyak hal berbeda pada mobil. Tapi kami akan bekerja lebih keras dan menjadi lebih baik, lebih cepat, dan lebih kuat,” terang Fourmaux.

“Kami terus berusaha, saya akui memang sangat sulit melawan empat mobil Toyota yang sangat cepat. Kini kami sekarang akan mengambil semua yang telah kami pelajari dari kemunduran ini untuk kembali lebih kuat di ajang berikutnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, musim WRC 2025 sendiri akan menyambut sesi putaran kelimanya yang akan diselenggarakan di Portugal. Dimana, medan pada Rally Portugal tersebut akan diwarnai dengan kombinasi lintasan kerikil dan pasir serta beberapa tikungan ekstrem.