Mobilinanews (Jakarta) - Tim Reli Toyota Gazoo Racing (TGR-WRT) telah menyatakan kesiapannya dalam menghadapi putaran ke-6 FIA World Rally Championship (WRC) 2025 yang berlangsung di Italia melalui seri `Rally Italia Sardegna 2025` pada 5-8 Juni 2025 mendatang.
Rally Italia Sardegna ini menjadi rally gravel terberat kedua dari tiga seri sebelumnya yang menghadirkan tantangan yang lebih berat, dimulai dengan suhu yang dapat melebihi 30 derajat celcius yang tentu lebih dari cukup untuk menyiksa mobil, kru, dan ban.
Setiap SS (Special Stage) memiliki rute yang lebih sempit dan lebih teknis, dengan sedikit ruang untuk kesalahan, sementara permukaan berpasir segera disapu oleh setiap mobil yang lewat hingga memperlihatkan dasar yang berbatu dan kasar.

Namun, tim TGR-WRT mengungkap siap menghadapi segala tantangan tersebut. Rasa optimis tentu sangat usai tim tersebut mengklaim kemenangan kelimanya dari lima putaran berturut-turut, termasuk pada balapan terakhir di Portugal yang dimenangi oleh Sebastien Ogier.
Dengan Kalle Rovanpera yang juga finis di podium ketiga, TGR-WRT telah memperpanjang keunggulannya di klasemen pabrikan menjadi 55 poin. Sementara, Elfyn Evans terus memimpin klasemen pembalap dengan 118 poin disusul Rovanpera di posisi kedua dan Ogier di posisi ketiga.
"Portugal merupakan hasil yang baik bagi tim kami secara keseluruhan, tetapi kami tahu bahwa kami menghadapi tantangan lain di Sardinia, Italia. Etape (SS) di sana memiliki dasar yang sangat keras yang ditutupi lapisan pasir halus, yang dapat menjadi sangat licin bagi mobil-mobil pertama di jalan," ungkap Jari-Matti Latvala, Kelapa Tim TGR-WRT, Sabtu (31/5/2025).
"Dengan Elfyn (Evans), Kalle (Rovanpera), dan Seb (Sebastien Ogier) di puncak klasemen, kami harus bersiap menghadapi awal yang menantang, namun, kami dapat yakin bahwa mobil kami kuat dan andal dan kami akan mengincar hasil tim yang baik lainnya," sambungnya.


Sementara itu, sang pemimpin klasemen Elvyn Evans yang didampingi oleh co-drivernya, Scott Martin juga turut mengungkapkan tengah bersiap untuk tampik maksimal meskipun dirinya tetap mengakui bahwa Rally Italia Sardegna ini lebih menantang.
“Setelah Reli Portugal, kami tentu ingin tampil lebih kuat di Sardinia, Italia. Reli ini serupa dalam beberapa hal dan mungkin sedikit lebih menantang dalam hal lain. Kami juga akan menghadapi tantangan lagi untuk menjadi yang pertama di lintasan," tuturnya.
"Kami masih mencari performa yang lebih baik untuk reli ini, dan dengan keterbatasan pengujian yang tersedia, tidak mudah untuk menemukan solusi langsung, tetapi kami akan memberikan yang terbaik dan mencoba untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin," pungkas Evans.