mobilinanews (Rep.Ceko) - Juara dunia 2024 Jorge Martin mendapat slot khusus dalam jumpa pers resmi GP Rep.Ceko pada Kamis (17/7) sore ini waktu lokal atau malam WIB.
Rencananya, ia akan umumkan sendiri keputusannya setelah sekian lama terombang-ambing antara bertahan di Aprilia dan tetap berperkara soal klausul kontrak atau tetap ngotot hengkang ke Honda seperti keinginannya.
Dari perkembangan beberapa hari terakhir, diperkirakan Martin dan manajer pribadiny, Albert Valera, akan memilih lanjutkan kontrak dengan Aprilia sampai akhir 2026 sebagaimana tertulis di awal kerjasama.
Namun, ia akan tetap pergi ke Honda pada musim 2027 saat regulasi baru MotoGP diberlakukan.
Martin dipromosikan ikut GP Rep.Ceko pekan ini setelah absen (cidera) sejak GP Qatar pada April silam. Ini baru kali kedua ia ikut balapan musim ini karena cidera sejak sesi tes lra musim hingga tampil perdana di Qatar itu.
Melalui Valera, Martin hanya memasang target finish di Ceko. Finish perdana tahun ini karena di Qatar ia terjatuh dan cideranya semakin parah.
Bezzecchi Jadi Team Leader
Kembali ke garasi tim pabrikan Aprilia, Martin harus menerima perusahaan yang terjadi. Ia kini tak lagi menjadi pemimpin tim. Tak lagi menjadi referensi dalam penentuan set-up maupun pengembangan motor.
Status itu kini beralih kepada Marco Bezzecchi yang telah membawa Aprilia RS-GP meraih kemenangan di GP Jnggris dan podium di seri Belanda.
"Saya tidak menggunakan istilah pembalap nomor satu dan dua. Tapi, saat ini Marco menjadi referensi. Perlu tiga seri balapan untuk Jorge mengembalikan performanya," kata Team Principal Aprilia Massimo Rivola kepada Sky Italia.
Rivola berharap Martin bisa kompetitif dalam paroh kedua kejuaraan musim ini. Bersama Bezzecchi akan bersama-sama tarung di baris depan melawan para pembalap Ducati.
"Itu akan sangat menarik. Saat ini Marco menjadi satu-satunya pembalap Aprilia yang menguasai RS-GP, tapi ia tak punya referensi karena tak ada pembalap Aprilia lain yang berada di depannya untuk perbandingan".
⁰Saya berharap setelah tiga race nanti Jorge tampil pada performa aslinya. Jika Anda punya dua pembalap bertarung untuk terdepan maka dengan sendirinya hal itu akan baik untuk prngembangan dan peningkatan performa."
"Akan sangat menarik jika itu terjadi, kita lihat saja nanti. Tak ada perbedaan antara keduanya. Tak ada pembalap utama atau pendamping. Catatan waktu mereka yang akan membedakannya," tegas Rivola.(r)