MotoGP 2025 Austria: Lebih Kurus dan Lebih Kuat, Jorge Martin Lupakan Honda dan Siap 100% Berjuang Untuk Aprilia

Rabu, 13/08/2025 21:07 WIB | Rulin purba
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia) tak sabar membesut RS-GP di GP Austria pekan ini.
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia) tak sabar membesut RS-GP di GP Austria pekan ini.

mobilinanews (Italia) - Jorge Martin sudah berubah. Tak hanya postur tubuh, mentalitasnya juga berubah. Dan, yang mengejutkan, juara dunia 2024 itu kini  ingin bangun masa depannya di Aprilia. 

Untuk kali pertama Martin tampil penuh dan finish seri MotoGP tahun ini saat  berlangsung di GP Rep.Ceko setelah menepi sepanjang 6 bulan akibat cidera parah. 

Start ke-12 dan finish P7 mendatangkan 9 poin pertamanya tahun ini. Ini sangat berarti bagi Martin. Ia merasakan Aprilia RS-GP sudah jauh berkembang dan punya kepercayaan diri untuk berkembang dan jadi penantang Ducati nantinya.

"Saya tak ragu dan ingin terus dalam tim ini untuk mengembangkan motor kami. Marco (Bezzecchi) sudah buktikan RS-GP 2025 bisa menang dan podium. Tapi, bukan karena prestasi itu membuat saya bergairah, tapi setelah semua yang saya lihat dan rasakan di  Brno (trek GP Rep.Ceko," tegasnya.

Atas dasar itu, ia benar-benar bersemangat menyongsong GP berikutnya di Austria pada akhir pekan ini. Libur musim panas ia gunakan sepenuhnya untuk persiapan. Ia bersepeda, motoran dan ngejim untuk menempa fisik. 

Hasilnya, berat badannya turun. Bahkan kini lebuh ramping dibandingkan badannya saat masih berada di kelas Moto2 beberapa tahun lalu. Bobot ini penting karena jangankan kilogram, untuk takaran sekian gram saja bisa vital di motor kelas primer.

Dan, pastinya ia pun merasa lebih kuat.

"Saya benar-benar bersemangat menuju Austria dan tak sabar menggeber Aprilia lagi. Saya kerja keras mempersiapkan diri dan kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan di GP Ceko," imbuhnya.

Yang mengejutkan adalah tekad Martin untuk memaksimalkan 10 race sisa tahun ini. Tak lain untuk lebih menyatukan dirinya dengan motor dan semua orang dalam timnya. Pada saat yang sama adalah berjuang bersama membangun motor kompetitif untuk musim 2026.

"Itu tujuan utama saat ini, membangun masa depan bersama."

 Komitmen itu penting karena itu artinya ia akan bertahan di Aprilia. Tak jadi ke Honda seperti gonjang-gsnjing sebelumnya dimana Martin  bahkan sempat clash dengan timnya karena ingin mundur di akhir 2025 meski kontraknya terikat dengan Aprilia hingga 2026. Niat mundur itu tak lain karena peluang gabung dengan Honda tahun depan. 

Dari pernyataannya Martin tampak sudah lupakan Honda untuk 2026 dan terus berjuang bersama Aprilia.

"Saya sudah siap 100%  kembalii dalam pertarungan."

Semoga saja eks pembalap Pramac Ducati itu tak lagi ditimpa celaka. Karena, dengan performa Aprilia RS-GP saat ini, Martin diperkirakan bisa melawan Marc Marquez (Ducati) lebih keras dari perlawanan Bezzecchi kepada Marquez di GP Rwp.Ceko lalu. Saat itu Marquez jadi juara dan Bezzecchi runner-up.