Mobilinanews (Lombok) - Menjelang perhelatan akbar seri putaran ke-18 MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok pada 3-5 Oktober 2025, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah pengamanan ekstra ketat.
Fokus utama pengamanan kini beralih ke jalur laut, di mana Pelabuhan ASDP Lembar dan Pelabuhan Gili Mas yang dua pintu gerbang utama menuju Lombok telah disulap menjadi benteng pengawasan.
Peningkatan pengamanan ini bukan tanpa alasan. Dengan jutaan pasang mata dunia akan tertuju ke Sirkuit Mandalika, otoritas setempat tak ingin mengambil resiko sedikit pun terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat lonjakan masif pengunjung.
Pada Selasa siang (30/9/2025), suasana di Pelabuhan Lembar terasa berbeda. Sebanyak sembilan personel khusus dari Satgas Preventif Polres Lombok Barat dikerahkan untuk memperketat alur keluar masuk.

Mereka tidak hanya mengawasi proses bongkar muat kapal, tetapi juga menjalankan pemeriksaan detail seperti halnya inspeksi dokumen, kegiatan pemeriksaan ketat identitas dan dokumen perjalanan penumpang.
Selanjutnya dilakukan juga penyisiran kendaraan sebagai pemeriksaan intensif setiap kendaraan yang memasuki wilayah NTB, hingga pengawasan barang bawaan untuk memastikan tidak ada potensi ancaman.
Tujuan utama operasi ini adalah identifikasi ketat terhadap setiap individu dan barang yang melintas, sebagai upaya antisipasi dini terhadap segala bentuk potensi kerawanan yang dapat mengganggu suksesnya acara balap motor paling bergengsi di dunia ini.
Kapolres Lombok Barat AKBP Yasmara Harahap, yang juga menjabat sebagai Kasatgas Pamwil Ops Mandalika Rinjani 2025, menegaskan pentingnya pengawasan berlapis di pelabuhan. Baginya, pengamanan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam.

"MotoGP adalah ajang balap motor paling bergengsi di dunia yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika. Pengawasan di pelabuhan ini bukan hanya soal keamanan daerah, tetapi juga menyangkut harga diri bangsa,” tegasnya mengutip siaran resminya, Rabu (1/10/2025).
Komitmen ini mencerminkan tekad pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjadi tuan rumah yang sempurna. Hingga saat ini, situasi pengamanan di kedua pelabuhan dilaporkan berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Kendati demikian, Polres Lombok Barat memastikan bahwa pengawasan dan pengamanan ketat di Pelabuhan Lembar dan Gili Mas akan terus dipertahankan sampai seluruh rangkaian acara MotoGP Mandalika selesai.
Tujuannya hanya satu, menjamin rasa aman dan nyaman maksimal bagi para penonton, tamu undangan, dan seluruh masyarakat NTB. “Kami tidak boleh lengah, setiap orang dan barang yang masuk harus benar-benar teridentifikasi,” pungkas AKBP Yasmara.