MotoGP 2025 Indonesia: Pakai Motor Eks Motegi, Francesco Bagnaia Kudu Adaptasi Lagi di Mandalika

Kamis, 02/10/2025 22:44 WIB | Rulin purba
Hasil positif di GP Jepang, siap ditularkan Francesco Bagnaia ke GP Indonesia. (Foto: ducati)
Hasil positif di GP Jepang, siap ditularkan Francesco Bagnaia ke GP Indonesia. (Foto: ducati)

mobilinanews (NTB) - Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 Francesco Bagnaia memastikan tampil di GP Indonesia pekan ini dengan motor yang ia pakai di Sirkuit Motegi pekan lalu.

Di GP Jepang lalu Bagnaia mengaspal dengan Desmosedici GP gado-gado karena komponennya campuran dari spek GP24 dan 25. Motor itu buah dari tes seharian di Misano dan hasilnya di GP Jepang jadi luar biasa. Untuk pertama kalinya tahun ini Pecco - sapaannya- meraih pole, juara sprint dan main race sekaligus.

Ia memastikan motor dengan spek sama seperti di Motegi akan ia gunakan pada GP Indonesia di Mandalika pekan ini. Sekaligus menguji apakah motor sama cocok di lintasan yang berbeda.

Pecco tak ingin membahas spek motor yang menurutnya sudah mengembalikan kenyamanan dan kepercayaan dirinya yang hilang sejak awal musim. 

"Di Misano kami mencoba beberapa hal baru. Coba beberapa part yang sudah kami miliki tetapi tak punya kesempatan untuk menggunakannya musim ini. Yang bisa saya katakan adalah hasilnya membuat saya kembali nyaman dan merasa kompetitif," terang Bagnaia.

Meski Pecco merahasiakan part apa saja yang ia coba, pihak Ducati mengakui kalau motor saat tes itu adalah gado-gado versi 24 dan 25. Yang dicomot dari Desmo GP24 adalah garpu, swingarm dan alat bantu start. Belakangan muncul rumor kalau ia juga dibekali sasis 24 seperti kehendak Bagnaia. Bahkan rumor lain menyebut Bagnaia meminjam GP24 besutan Franco Morbidelli (VR46 Ducati) dalam tes itu.

Di Mandalika, Kamis (2/10), Pecco kembali menolak menjelaskan motor spek barunya. Tapi, saat ditanya apakah motornya sama dengan Desmosedici GP25 milik Marc Marquez, ia menjawab singkat seperti saat di Jepang.

"Tak seluruhnya (sama)."

Ia memastikan motor 'baru' itu sudah memiliki basis yang ia inginkan. Tes lanjutan berlangsung di GP Indonesia dan Pecco sudah menyusun rencana.

"Motor itu tak akan disentuh (diutak-atik) sampai dua sesi Jumat berlangsung," tegasnya.

Sudah nyaman dengan motor, Pecco kini merasa tetap perlu untuk bawa motornya beradaptasi dengan  karakter sirkuit Mandalika yang butuh grip ban yang tinggi dan juga bukan trek favoritnya meski juara di sini pada edisi 2023.

"Trek ini tak pernah mudah buat saya. Saya kini punya paket yang saya yakini lebih berpotensi, tapi tetap saja harus beradaptasi dengan lintasan yang berbeda. Saya sudah bicara dengan tim dan memutuskan tidak mengubah apa pun pada motor sampai sesi Sabtu. Setelah itu kami akan cermati situasinya."

Pecco datang ke Mandalika dengan  penuh semangat bukan hanya karena performa motornya yang sudah berubah. Tapi, juga karena kesempatan melawan Alex Marquez (Gresini Ducati) perebutkan posisi kedua di klasemen, yang kembali terbuka usai sukses di Motegi. Ia kini hanya tertinggal 66 poin. (r)