Diva Zahra Raih Hasil Gemilang di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025

Senin, 20/10/2025 10:05 WIB | Wilfrid Kolo
Diva Zahra tampil mengesankan dan meraih trophy di ajang Kejurnas Sprint Rally 2025
Diva Zahra tampil mengesankan dan meraih trophy di ajang Kejurnas Sprint Rally 2025

mobilinanews (Semarang) - Diva Zahra tampil mengesankan pada Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, Jawa Tengah. Ia mampu menempati posisi ke-5 di Kelas F2 dan menjadi Juara di Kelas Wanita.

Tampil di kelas F2, pereli cantik itu mampu menjadi pesaing ketat bagi lawan-lawannya. Meski Kelas F2 didominasi pereli pria, Diva tidak gentar memberikan perlawanan.

Di hari pertama lomba (Sabtu 18/10), Diva meraih catatan waktu 5 menit 8,1 detik di SS1 dan 4 menit 45,5 detik di SS2.

Pada hari kedua (Minggu, 19/10) dengan kondisi lintasan yang sedikit berubah akibat hujan, raihan waktu Diva tetap konsisten dengan mencatat 5 menit 15,4 detik di SS3 dan 4 menit 46,9 detik di SS4.

Dengan hasil itu, Diva mampu bertengger di posisi tertinggi Kelas Wanita. Padahal di Kelas Wanta ini Diva harus bersaing dengan lawan yang menunggang kendaraan lebih tinggi spesifikasinya. 

Menariknya lagi, capaian tersebut mampu diperoleh meski Diva yang ditemani Eca (Reza) sebagai navigator, absen dari sesi latihan dan shakedown karena berbenturan dengan jadwal kuliahnya.

“Alhamdulillah, hasil di Putaran 5 ini betul-betul luar biasa bagi saya. Absen dari sesi practice dan shakedown, masih lelah karena perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, dan dengan pikiran yang masih capek karena ujian kuliah, tapi mampu masuk Top 5 di Kelas F2 dan Juara di Kelas Wanita,” ucap Diva bahagia.         

Rifat Sungkar, sang mentor juga mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya. Bagi Rifat, Diva mampu memperlihatkan kesungguhannya menjadi pereli dan mampu beradaptasi dengan cepat pada kondisi yang krusial.

“Tanpa practice dan shakedown, Diva mampu meraih hasil bagus di Putaran 5 ini. Hal itu membuktikan Diva sudah mulai menjadi pereli yang sesungguhnya. Karena seorang pereli harus selalu siap untuk menjadi juara meski dengan kondisi yang kurang menguntungkan,” ujar Rifat. 

Dari apa yang dialami Diva, Rifat juga memperlihatkan bahwa komunikasi dan koordinasi antara semua elemen dalam tim sangatlah penting.  

“Diva dan tim intens berkomunikasi mengenai kondisi mobil dan lintasan sebelum Diva tiba di sirkuit. Hal itu sangat penting agar absen nya Diva di sesi Latihan dan shakedown tidak berdampak pada performa saat balapan,” pungkas Rifat