Hadapi Musim Hujan, SRP WMS Himbau Pemotor Perhatikan Hal Ini

Senin, 27/10/2025 18:15 WIB | Wilfrid Kolo
Pemotor menggunakan safety gear yang lengkap saat berkendara di tengah hujan
Pemotor menggunakan safety gear yang lengkap saat berkendara di tengah hujan

mobilinanews (Jakarta) - Memasuki musim hujan, pengendara sepeda motor wajib meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan ekstra sebelum berkendara, agar tetap aman.

Untuk itu, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta-Tangerang, mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara di kondisi cuaca yang menantang.
 
Biasanya, musim hujan sering kali jadi periode paling rawan bagi pengendara roda dua. Permukaan jalan yang licin, jarak pandang terbatas, sampai dengan kondisi motor yang kerap dirasa kurang optimal dapat tingkatkan risiko kecelakaan. 

Karena itu, tim Safety Riding Promotion WMS terus aktif mengedukasi masyarakat agar tetap aman, nyaman, dan siap menghadapi kondisi apapun di jalan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani mengatakan banyak pengendara yang tergesa-gesa, tidak memeriksa kendaraan, atau tidak menyesuaikan gaya berkendara saat hujan. 

"Hujan menuntut kita untuk lebih berhati-hati dan lebih siap. Dengan persiapan yang baik, risiko bisa ditekan dan perjalanan jadi lebih aman. Alangkah baiknya sebelum menerjang hujan lakukan persiapan lebih dulu,” ujar Agus Sani.
 
Berikut lima hal penting yang perlu dipersiapkan pengendara untuk tetap #Cari_Aman saat hujan:
 
- Periksa Kondisi Ban dan Rem
Ban adalah komponen utama yang bersentuhan langsung dengan jalan. 

Saat hujan, daya cengkeram ban sangat berperan penting untuk menjaga kestabilan motor. Pastikan kondisi ban tidak gundul dan tekanan anginnya sesuai rekomendasi pabrikan. 

Ban yang sudah aus tidak hanya mudah selip, tetapi juga berisiko menyebabkan motor tergelincir. Selain ban, sistem pengereman juga wajib diperiksa. 
 
- Gunakan Jas Hujan yang Tepat dan Aman
Jas hujan bukan sekadar pelindung dari air, tetapi juga bagian dari perlengkapan keselamatan. Hindari penggunaan jas hujan model ponco karena bisa mengganggu keseimbangan atau tersangkut di roda belakang.

- Jaga Kecepatan dan Jarak Aman
Kondisi jalan basah membuat daya cengkeram ban berkurang. Karena itu, pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan dan menambah jarak aman dari kendaraan di depan. Hindari melakukan pengereman mendadak yang dapat menyebabkan slip. 

Gunakan teknik pengereman kombinasi, yaitu menekan rem depan dan belakang secara bersamaan dan bertahap. Dengan begitu, motor bisa berhenti lebih stabil dan tidak kehilangan keseimbangan.
 
- Pastikan lampu dan siistem kelistrikan berfungsi optimal. Untuk itu, lampu utama, lampu sein, dan lampu rem berfungsi ganda saat hujan: menerangi jalan dan membantu pengendara lain melihat keberadaan kita. 

Pastikan semua lampu menyala dengan baik sebelum berangkat. Selain itu, sistem kelistrikan juga perlu diperhatikan. Pastikan tidak ada kabel yang terbuka atau sambungan longgar yang bisa menyebabkan korsleting saat terkena air.
 
- Jaga konsentrasi dan kondisi tubuh agar tetap fit saat bermotor. Gunakan perlengkapan tambahan seperti sarung tangan tahan air, sepatu antiselip, dan helm dengan visor bening agar pandangan tetap jelas. 

Selain perlengkapan, kondisi fisik juga tidak kalah penting. Jangan memaksakan diri jika tubuh tidak fit.
 
Untuk memastikan keamanan pemotor Honda, tim SRP PT Wahana Makmur Sejati terus berupaya menanamkan kebiasaan positif kepada pengendara motor, baik di kalangan pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum.  
 
“Setiap pengendara punya tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di jalan. Musim hujan bukan alasan untuk abai terhadap keselamatan. Justru di kondisi seperti inilah kesadaran kita diuji,” tutupnya.
 
Melalui pesan sederhana ini, WMS mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu melakukan persiapan sebelum berkendara, menjaga etika di jalan, dan menerapkan semangat #Cari_Aman di setiap perjalanan.