F1 2025: Ella, Dara Cantik Penerus Mika Hakkinen di McLaren

Rabu, 19/11/2025 22:11 WIB | Rulin purba
Ella Hakkinen (Finlandia). (Foto: mclaren)
Ella Hakkinen (Finlandia). (Foto: mclaren)

mobilinanews (Inggris) - McLaren tak hanya sibuk dengan Lando Norris dan Oscar Piastri yang tengah berjibaku merebut gelar juara dunia F1 2025. Tim Inggris ini juga tetap siap dan sigap menyiapkan para pembalap masa depannya.

Salah satu driver yunior yang disiapkan adalah Ella Hakkinen, putri legenda F1 Finlandia Mika Hakkinen yang mendapuk gelar juara dunia F1 1998 dan 1999 bersama McLaren.

Ella yang masih berusia 14 tahun sudah mencatatkan prestasi menawan di kancah balap single seater, yakni gokart, yang jadi basis awal karier kebanyakan pembalap F1. Ia sejak usia di bawah 10 tahun sudah memenangi banyak balapan gokart seantero Eropa.

Ella menjadi gadis ketiga yang masuk camp pengembangan pembalap wanita di McLaren. Dua lainnya kebetulan juga bernama depan Ella, yakni Ella Stevens (19 tahun) dan Ella Lloyd (20).

Stevens dan Lloyd tahun depan sudah masuk kompetisi F1 Academy,  yakni kompetisi balap F1 khusus wanita yang dihelat FIA berbarengan dengan serial balap utama F1. Sedangkan Ella tahun depan masuk dalam program pengembangan dengan potensi promosi ke F1 Acedemy pada musim 2027.

"Bakat balap Ella sangat besar. Saya mengatakan ini bukan sebagai ayah, tetapi berdasarkan pengalaman seorang pembalap di level top," ujar Hakkinen yang 11 tahun di F1 dan dalam merebut 2 gelarnya itu berhadapan dengan legenda Ferrari Michael Schumacher.

"Motivasi Ella sangat tinggi. Dengan bakat, motivasi dan masuk program pengembangan maka peluang sukses lebih terbuka," imbuhnya.

CEO McLaren Zak Brown menyambut baik kehadiran Trio Ella di skuadd timnya.

 "Saya menyadari masih banyak yang harus dilakukan untuk meningkatkan representasi perempuan di dunia balap motor. Tapi saya bangga dengan kemajuan yang telah di capai," komentarnya.

"Saya harap ini menjadi sinyal bagi semua perempuan berbakat di luar sana entah pembalap, teknisi, mekanik, marketing, akuntan dan sebagainya bahwa olahraga ini terbuka untuk semua orang. dan kami berkomitmen untuk mempertahankan hal itu." 

Akhirnya waktu yang akan bicara,  apakah bakat besar dan peluang yang kini diperoleh Emma Hakkinen akan membawa dirinya ke level top single seater di masa mendatang. Atau siapa tahu bahkan manggung di level F1 seperti Susi Wolff yang saat ini jadi istri bos tim Mercedes Toto Wolff. (r)