Mobilinanews (Jakarta) - Kabar membanggakan datang dari kancah olahraga otomotif Indonesia. Loqy Siregar, Direktur Teknik Mobil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, secara resmi direkrut oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA)
Perekrutan tersebut membawa beliau untuk terlibat langsung dalam sejumlah ajang motorsport bergengsi dunia, termasuk yang terbaru adalah kejuaraan dunia reli, FIA World Rally Championship (WRC) 2025 di Arab Saudi.
Hal ini juga menjadi bukti pengakuan internasional terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di bidang teknis motorsport. Loqy Siregar akan bertugas sebagai Scrutineer di WRC, memastikan semua kendaraan mematuhi regulasi teknis dari FIA..
"Iya, saya diundang Michael Smith. Dia ini mantan dari Motorsport Australia yang sekarang direkrut oleh SAM (Saudi Automobile & Motorcycle Federation),” ungkapnya saat diwawancarai oleh Mobilinanews.com, Kamis (27/11/2025).


“Michael dulu adalah trainer kita waktu FIA Grant Sport Programme tahun 2021, yang saat itu dilaksanakan secara online dari Warung Solo," jelas Loqy yang mengenang awal mula koneksi tersebut.
Lebih lanjut, dirinya juga mengungkap bahwa Inisiatif dan antusiasme Loqy-lah yang membuka jalan. Mengetahui Arab Saudi akan menjadi tuan rumah WRC 2025, ia langsung menghubungi Michael Smith.
"Begitu saya dapat berita ada WRC di Saudi, saya hubungi Michael, `gue mau dong jadi scrutineer.` Michael langsung minta Surat Tidak Keberatan dari IMI Pusat. Saya kirim pas foto & passport terus tinggal duduk manis, semua diurus SAM," ucapnya.
Prosesnya pun berjalan profesional, melibatkan pelatihan intensif. Loqy telah menjalani empat kali sesi training, dua kali bersama SAMF dan dua kali bersama FIA Technical Delegate (TD), sebagai persiapan untuk tugas bergengsi ini.
Kompetensi Loqy Siregar tidak diragukan lagi. Michael Smith, sosok yang merekrutnya, adalah pakar di dunia motorsport dan dikenal sebagai penyusun FIA Appendix S pada masa pandemi Covid-19, sebuah regulasi penting untuk kelangsungan balap di tengah pembatasan global.
Loqy juga menyatakan harapannya untuk terus terlibat dalam WRC di tahun-tahun mendatang. Bahkan, ia juga sempat mendapatkan tawaran untuk terlibat dalam ajang reli ketahanan legendaris, Rally Dakar, meskipun dengan durasi yang sangat menantang.


"Ditawarin juga Dakar, tapi 19-21 hari, jadi harus dipikirkan sanggup atau enggak," ujarnya sambil tertawa.
Kehadiran Loqy Siregar di jajaran panitia teknis ajang sebesar WRC 2025 bukan hanya prestasi pribadi, tetapi aset berharga bagi Indonesia. Pengalaman yang didapatnya akan menjadi modal penting bagi perkembangan SDM motorsport di tanah air.
Dimana, dengan adanya putra bangsa di kancah motorsport internasional, bisa mensukseskan Indonesia yang rencananya akan resmi masuk kalender WRC 2027. “Semoga terlaksana WRC 2027,” harap Loqy di akhir wawancaranya.
Prestasi ini diharapkan dapat memicu semangat bagi para insan motorsport Indonesia lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan membawa nama bangsa ke panggung dunia, demi mewujudkan mimpi Indonesia sebagai tuan rumah WRC di masa depan.