mobilinanews (Mandalika) – Lintasan balap yang aman bukan hanya soal aspal mulus dan desain tikungan yang menantang.
Di balik itu, ada prosedur ketat yang dijalankan untuk memastikan lintasan selalu dalam kondisi aman, termasuk saat terjadi tumpahan oli atau cairan di track.
Di Pertamina Mandalika International Circuit, penanganan tumpahan oli dilakukan secara terstruktur dan sesuai standar keselamatan.
Track, Race Electronic, and Motorsport Manager Sirkuit Mandalika, Muhammad Awallutfi Andhika Putra menjelaskan bahwa setiap tumpahan oli, sekecil apa pun, harus ditangani dengan cepat dan tepat karena dapat membuat lintasan menjadi licin dan berbahaya.
Berikut tahapan pembersihan tumpahan oli di lintasan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai prosedur pada saat perawatan normal harian.
Pada saat balapan akan berbeda, sesuai standar safety balapan, dengan prioritas agar pembalap safety dan race bisa dilanjutkan dengan aman.
Area Langsung Diamankan
Langkah pertama yang dilakukan adalah mengamankan area tumpahan. Marshal akan mengecek kondisi lintasan, apakah kering atau basah, untuk menentukan metode pembersihan yang tepat.
Jika dalam keadaan normal hari-hari, Setelah itu, tanda peringatan seperti safety cone atau barrier dipasang sekitar 100 meter dari titik tumpahan, agar tidak ada kendaraan atau orang yang melintas.
Pada saat keadaan balap, maka marshall akan melaporkan secara tepat dan tepat agar Race Control dapat menetralkan keadaan dengan memberikan isyarat bendera.
Seluruh marshal yang terlibat juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, sepatu safety, dan masker.
Sumber Tumpahan Dihentikan
Sebelum pembersihan dimulai, marshal memastikan sumber tumpahan sudah dihentikan. Kendaraan atau mesin yang bocor akan diperiksa terlebih dahulu.
Jika kebocoran masih terjadi, kendaraan tersebut segera dievakuasi ke area aman, jauh dari lintasan dan aktivitas pembalap, agar tidak menimbulkan tumpahan baru.
Oli Diserap dengan Material Khusus
Setelah area aman, proses pembersihan dimulai dengan menaburkan material penyerap khusus oli di area yang terdampak. Serbuk ini berfungsi menyerap cairan berminyak agar tidak menyebar ke bagian lintasan lain.
Dalam kondisi tertentu, marshal akan menyikat permukaan secara perlahan agar oli terserap maksimal. Setelah didiamkan beberapa menit, sisa material dibersihkan menggunakan blower dan diarahkan ke area di luar lintasan.
Limbah Dikumpulkan dengan Aman
Material penyerap yang sudah bercampur oli tidak dibuang sembarangan. Marshal akan mengumpulkannya menggunakan alat khusus, lalu memasukkannya ke dalam wadah limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang sudah diberi label.
Lintasan Dicuci Hingga Bersih
Tahap berikutnya adalah membersihkan permukaan lintasan. Marshal menggunakan cairan pembersih low foam yang aman untuk aspal sirkuit, kemudian menggosok area tersebut dan membilasnya dengan air bertekanan tinggi.
Jika memungkinkan, pembilasan dilakukan dengan air yang cukup dan merata untuk memastikan tidak ada sisa oli yang tertinggal.