Empat Tahun Mengaspal di Bumi Etam, HBCI Samarinda-Kukar Kian Solid dan Berjiwa Sosial

Kamis, 08/01/2026 10:57 WIB | bagas
HBCI Samarinda-Kukar
HBCI Samarinda-Kukar

Mobilinanews (Jakarta) - Deru mesin dan kilau modifikasi Honda Brio mewarnai akhir pekan di Kalimantan Timur saat komunitas Honda Brio Club Indonesia (HBCI) Chapter Samarinda dan Kutai Kartanegara (Kukar) merayakan hari jadi mereka yang ke-4.

Perayaan yang berlangsung pada Sabtu, 3 Januari 2026 kemarin ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pernyataan eksistensi atas soliditas komunitas yang kian mengakar kuat di Bumi Etam.

Sejak fajar menyingsing, pemandangan mencolok terlihat di titik kumpul utama. Barisan Honda Brio dengan berbagai konsep modifikasi, mulai dari gaya elegan hingga street racing berjajar rapi, menciptakan harmoni visual yang menarik perhatian warga sekitar.

Aura kebanggaan terpancar jelas dari wajah para anggota yang datang dari dua wilayah bertetangga ini, menunjukkan bahwa selama empat tahun terakhir, mereka tidak hanya membangun klub mobil, tetapi juga sebuah keluarga besar.

Atmosfer hangat menyelimuti sepanjang jalannya acara. Dalam sesi gathering yang penuh keakraban, para anggota larut dalam perbincangan mengenai memori perjalanan komunitas hingga Gelak tawa pecah saat sesi permainan kebersamaan berlangsung.

Cerita-cerita tentang pengalaman touring melintasi jalur menantang di Kalimantan hingga kilas balik berbagai aksi sosial yang telah dilakukan menjadi bumbu utama dalam sesi ramah tamah tersebut.

Ketua Chapter HBCI Samarinda dan Kukar, Irawan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas loyalitas tanpa batas yang ditunjukkan oleh seluruh anggota. Ia menekankan bahwa kekuatan utama komunitas terletak pada kekompakan setiap individu di dalamnya.

Irawan juga menyelipkan pesan krusial mengenai tanggung jawab sosial para pengguna jalan, di mana setiap anggota HBCI wajib menjadi pelopor keselamatan berkendara dan menjaga citra positif dunia otomotif di mata masyarakat.

Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk menyusun peta jalan komunitas di masa depan. Berbagai agenda besar, mulai dari perluasan jaringan antar-chapter hingga rencana aksi kemanusiaan yang lebih masif.

Dengan semangat persaudaraan yang menjadi fondasi utama selama 4 tahun ini, mereka optimistis akan terus tumbuh sebagai komunitas yang tidak hanya mencintai kendaraan mereka, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas di jalan raya.