Mobilinanews (Arab Saudi) - Gurun pasir Wadi Ad-Dawasir menjadi saksi bisu sejarah baru yang terus ditulis oleh talenta muda berbakat, Saood Variawa. Pemuda berusia 20 tahun ini kembali mengguncang kategori Ultimate pada Reli Dakar 2026 pada etape ke-8.
Kemenangan Variawa sebenarnya bukan lagi kejutan besar bagi para pecinta reli raid, mengingat tahun lalu ia telah menobatkan diri sebagai pemenang termuda sepanjang sejarah Dakar di kategori mobil.
Namun, cara ia meraih kemenangan kali ini benar-benar mengundang decak kagum. Memulai balapan dari posisi ke-26, Variawa yang tergabung dalam tim Toyota Gazoo Racing SA (South Africa) ini melakukan manuver pendakian yang spektakuler di papan peringkat.
Sepanjang jalur spesial, ia terus menunjukkan progres luar biasa di setiap titik pengecekan waktu. Ketenangan dan kecepatannya membuahkan hasil manis ketika ia berhasil merebut posisi pertama dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni hanya tiga detik.

Saood Variawa #213 - TGR SA (Foto: Toyota)
“Ini adalah kemenangan etape kedua saya yang luar biasa. Mobil terasa sempurna di etape yang sangat panjang ini, di mana sulit sekali untuk terus menjaga kecepatan,” ungkap Variawa dalam siaran Dakar, Senin (12/1/2026).
“Di area bukit pasir, navigasi kami berjalan baik sementara banyak pembalap lain yang tersesat. Terkadang kami mengambil jalur sendiri dan mungkin disanalah kami berhasil membuat perbedaan. Kami terus menekan dan menyalip mobil-mobil lain,” paparnya.
Variawa yang didampingi oleh co-drivernya, Francois Cazalet mengungguli rekan senegaranya, Henk Lategan, yang juga memacu Toyota Hilux dari tim pabrikan pusat Toyota Gazoo Racing (TGR) W2RC.
Henk Lategan, meskipun harus puas di posisi kedua, berhasil mencatatkan waktu satu menit lebih cepat dari sang juara bertahan Nasser Al Attiyah yang finis di posisi kelima di belakan rekan setim Lategan yakni Seth Quintero.

Henk Lategan #202 - TGR W2RC (Foto: Toyota)
Keunggulan tipis ini sangat krusial bagi Lategan karena berhasil mengantarkannya naik ke podium 3 sementara di klasemen keseluruhan, menggeser posisi Nani Roma. Kini, Lategan membayangi pemimpin klasemen dengan selisih 6 menit 8 detik.
Di sisi lain, tantangan besar menanti Lategan pada etape maraton kedua esok hari. Memulai balapan dari posisi kedua tanpa adanya jejak ban motor sebagai panduan arah akan menjadi ujian navigasi yang sangat berat.
Sementara itu, Mattias Ekstrom yang melengkapi podium di posisi ketiga pada etape ini terus menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Mengendarai Ford Raptor, pembalap asal Swedia tersebut semakin memperkuat posisinya di urutan kedua klasemen umum.
Hingga berakhirnya etape ke-8, persaingan di kategori Ultimate semakin memanas dengan selisih waktu yang kian merapat di antara lima pembalap teratas. Carlos Sainz dari Ford M-Sport berada di posisi kelima dengan selisih sepuluh menit 39 detik dari pemimpin lomba.

Nasser Al-Attiyah #299 - Dacia Sanriders (Foto: Red Bull)
Di posisi keenam, pembalap kawakan Sébastien Loeb dari tim Dacia masih terus mengintai dengan jarak 17 menit dari rekan setimnya, Nasser Al Attiyah yang masih kokoh memimpin puncak klasemen meski dibayangi dengan selisih waktu yang cukup sempit dari posisi dua.
Kendati demikian, dengan jarak waktu yang sangat sempit tersebut, sisa etape Reli Dakar 2026 dipastikan akan menjadi pertarungan saraf dan kecepatan yang luar biasa hingga titik terakhir.
Berikut Daftar 10 Besar Pemenang Etape 8 Reli Dakar 2026 untuk Kategori Ultimate:
Berikut Daftar 5 Besar Klasemen Sementara Kategori Ultimate Reli Dakar 2026 usai Etape 8: