F1 2026 Catalunya: Kejar Kimi Antoneli, Satu-Satunya Cara George Russell Amankan Masa Depan

Sabtu, 13/06/2026 21:15 WIB | Rulin purba
George Russell (Inggris/Mercedes). (Foto: tnt)
George Russell (Inggris/Mercedes). (Foto: tnt)

mobilinanews (Spanyol) - Hasil buruk di GP Monaco lalu membuka pikiran George Russell (Mercedes) untuk sebuah perubahan, untuk memastikan masa depannya di F1. Caranya hanya 1, memburu rekan setimnya, Andrea Kimi Anttonelli. 

Pulang tanpa poin akibat penalti ganda di Monaco membuat Russell terpental ke peringkat 3 klasemen kejuaraan. Didepak Lewis Hamilton yang finish P2 di belakang Kimi. Akibatnya jarak poin dengan Kimi di  puncak klasemen menjauh jadi 68 angka. Kimi, Hamilton dan Russell masing-masing mengoleksi total poin 156, 90 dan 88.

"Saya harus fokus untuk masa depan saya. Harus mengubah gaya balap," kata driver asal Inggris itu.

Perubahan regulasi, khususnya pada ban 2026 yang lebih ramping, menurut Russell kurang sesuai dengan gaya balapnya meski menjuarai seri pembuka 2026 di Australia. Sebab, setelah itu Kimi memborong semua gelar pemenang dalam 5 seri beruntun.

"Gaya balap Kimi sama dengan tahun lalu. Tapi perubahan teknisb ahun ini cocok dengan gayanya," imbuh Russell. 

Dan, di GP Catkunya di Sirkuit Barcelona,  Spanyol pekan ini perubahan driving style Russell untuk sementara sudah membuahkan hasil, sekaligus membuka potensi untuk mengejar poin Kimi si prmbalap muda asal Italia. 

Pada sesi FP1 kemarin (Jumat), Russell menjadi pembalap terceoat. Hanya saja tak bisa dibandingkan dengan Kimi karena ia tak turun ke lintasan terkait kewajiban menyerahkan mobilnya kepada para calon pembalap muda F1 binaan Mercedes.

Di FP2, Russell hanya P2 tetapi hanya terpaut 0 009 detik dengan Lando Norris (McLaren) di P1. Sedangkan Kimi ada di posisi tercepat ke-5.

Puncaknya di FP3 pada Sabtu (13/6). Russell terceoat dengan keunggulan di atas 0,2 detik atas dua pembalap MClsren dan 2 pembalap Ferrari. Kimi sendiri terpuruk ke P7.

Terlalu dini untuk menakar kesempatan Russell untuk mengalahkan atau meraup banyak poin dari Kimi. Tapi, kemungkinannya terbuka jika posisi seperti di FP3 hari ini berlanjut ke kualifikasi dan raceday. 

Formasi ideal bagi Russell adallah ia berada di P1 sementara empat pembalap McLaren dan Ferrari berada di depan Kimi . 

Dengan suhu udara dan lintasan Barcelona yang sangat panas  tinggal menunggu seberapa sukses perjuangan Russell mengejar jarak poin dengan Kimi. Apalagi mengalahkan joki McLaren dan Ferrari juga bukan pekerjaan mudah. Yang jelas, hanya performa bagus pada tahun ini yang akan mengamankan posisi Russell di Mercedes. (r)