F1 2026: Beda Dengan Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri Tetap Didampingi Race Engineer Lama

Selasa, 13/01/2026 14:28 WIB | Rulin purba
Lando Norris dan Will Joseph (McLaren). (Foto: racepictures-gpblog)
Lando Norris dan Will Joseph (McLaren). (Foto: racepictures-gpblog)

mobilinanews (Inggris) - Max Verstappen terancam kehilangan figur vital dalam perjalanan karirnya di F1, Gianpiero Lambiase, race engineer yang menuntunnya sejak Verstappen menapak ke F1 pada 2015.

Kabarnya Lambiase digoda tim Aston Martin dengan jabatan lebih tinggi. Itu menarik karena ia juga akan bereuni dengan konco lamanya di Red Bull (RBR) desainer kondang Adrian Newey.

Kalaupun tetap di RBR, Lambiase mengajukan syarat tidak ikut penuh mendampingi Verztappen dalam 24 jadwal balap F1. Ia hanya ikut sebagian. Tahun lalu, dengan alasan pribadi, ia mangkir di dua seri.

Kehilangan Lambiase bisa berarti 'kepincangan' buat Verztappen ibarat anak kehilangan induk.  Pasalnya, peran race engineer, terbilang vital di kancah balap F1. Ia mengomandani semua aspek teknis terkait mobil Verstappen. Mulai dari mengumpulkan dan menganalisa data dari prilaku mobil di lintasan, menentukan setingan, menyusun strategi balap dan sepanjang race berkomunikasi dengan driver lewat radio. Ia yang mengarahkan apa yang harus atau tidak boleh dilakukan pembalapnya berdasarkan data faktual saat itu.

Lambiase sudah seperti separuh jiwa Verstappen di saat balapan. Lambiase menjadi mata dan  telinga Verstappen untuk memahami kondisi mobil, posisi dan potensi rivalnya, dan apa yang harus ia lakukan.

Kepergian Lambiase sepertinya akan memengaruhi persaingan Verstappen dengan duet McLaren Lando Norris dan Oscar Piastri pada musim 2026.

Pasalnya, tim Inggris itu baru saja memutuskan Norris akan tetap didampingi  Will Joseph, race engineer setianya yang juga merangkap sebagai Director of Race Engineeering McLaren. Dengan tetap mempertahankan kolaborasi keduanya, CEO McLaren Zak Brown dan Team Principal Andrea Stella berharap Norris bisa mendapuk gelar F1 kedua kakinya pada tahun ini.

Hal sama berlaku pada Piastri. Pembalap Australia ini tetap didampingi Tom Stallard, race engineer penuh pengalaman di McLaren. Sebelumnya Stallard adalah race engineer Stoffel Vandoorne, Carlos Sainz dan Daniel Ricciardo saat mereka di McLaren. (r)