Mobilinanews (Jakarta) - Menjelang dimulainya musim balap MotoGP 2026 yang diprediksi akan memecahkan berbagai rekor, tim LCR Honda resmi memperkenalkan senjata terbaru Honda RC213V mereka kepada publik.
Dalam sebuah peluncuran daring yang penuh gaya pada hari Minggu, 1 Februari 2026 kemarin, tim besutan Lucio Cecchinello ini memamerkan dua corak motor yang akan menjadi pusat perhatian di lintasan balap tahun ini.
Sisi garasi Castrol Honda LCR tetap mempertahankan identitas ikoniknya bersama veteran asal Prancis, Johann Zarco. Setelah kemenangan spektakuler di GP Prancis 2025, Zarco kini memasuki tahun ketiganya bersama tim.
Dengan jam terbang yang tinggi serta pemahaman mendalam terhadap karakter motor Honda, Zarco diproyeksikan menjadi ujung tombak tim sekaligus sebagai aset yang tak ternilai dalam pengembangan teknis motor yang terus berevolusi.

Namun, sorotan utama tertuju pada sisi lain garasi, di mana Pro Honda LCR memperkenalkan wajah baru Diogo Moreira. Pembalap muda asal Brasil ini naik kelas ke MotoGP dengan status mentereng sebagai juara dunia Moto2 2025.
Prestasi tersebut menjadikannya pembalap Brasil pertama yang meraih gelar juara dunia Grand Prix. Kehadiran Moreira di kelas utama dianggap sebagai angin segar bagi kompetisi, membawa bakat alami dan semangat khas Amerika Latin ke grid MotoGP.
Lucio Cecchinello, sosok di balik berdirinya LCR, mengungkapkan rasa bangganya atas komposisi tim tahun ini. Baginya, LCR bukan sekadar tim balap, melainkan rumah yang telah melahirkan banyak talenta hebat selama tiga dekade terakhir.
Menurut Cecchinello, kombinasi Zarco dan Moreira adalah harmoni yang sempurna. Ia memuji etos kerja dan adaptasi Moreira yang luar biasa, dan melihat hubungan sinkronisasi teknis Zarco sebagai pondasi kuat untuk meraih kesuksesan musim ini.

“Untuk tahun 2026, saya sangat bangga bisa membawa pembalap Brasil, Diogo Moreira, bergabung dan berjuang bersama tim Pro Honda LCR,” ungkap Lucio Cecchinello dalam keterangan resminya, Minggu, (1/2/2026).
“Dia (Moreira) telah konsisten menunjukkan kemampuan luar biasa untuk beradaptasi dengan motor apa pun, serta dedikasi, etos kerja, dan kepribadiannya sangat cocok dengan nilai-nilai yang kami junjung tinggi di LCR,” sambungnya.
“Saya juga sangat bangga memiliki Johann Zarco di tim, yang berjuang dan membela warna Castrol Honda LCR. Pengalaman yang dikumpulkan Johann selama bertahun-tahun merupakan kontribusi besar bagi hasil kami,” terang Cecchinello.
Di sisi lain, momen peluncuran ini juga memiliki makna mendalam karena bertepatan dengan perayaan hari jadi LCR yang ke-30. Sejak memulai perjalanannya pada tahun 1996, tim ini telah mengoleksi 133 podium, 41 kemenangan, dan 36 pole position.

“Selama bertahun-tahun, kami mendapat kehormatan menyaksikan berbagai pembalap berkembang, di mana masing-masing dari mereka meninggalkan jejak dengan hasil yang mengesankan dan momen-momen yang tak terlupakan,” tuturnya.
“Tahun 2026 menandai hari jadi LCR yang ke-30. Sebagai Kepala Tim, saya tidak sabar untuk melihat angka-angka tersebut terus bertambah. Kami berkomitmen penuh dan sangat termotivasi untuk memperjuangkannya,” pungkas Cecchinello.
Persiapan fisik akan segera dimulai saat Johann Zarco turun ke lintasan pada Tes Sepang hari Selasa besok. Sementara itu, Diogo Moreira yang telah menyelesaikan sesi Shakedown dengan hasil menjanjikan, siap membuktikan kapasitasnya sebagai penantang baru.
Kendati demikian, seluruh mata kini akan tertuju pada lintasan, menantikan bagaimana perpaduan pengalaman sang veteran dan ambisi sang pembalap rookie ini akan berbicara di aspal panas MotoGP musim 2026.