Mobilinanews (Lombok) - Aspal Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, baru saja menjadi saksi bisu kembalinya sang pahlawan balap ketahanan Indonesia ke tanah air.
Untuk pertama kalinya, Sean Gelael, pembalap andalan yang telah mengharumkan nama bangsa di ajang FIA World Endurance Championship dan balapan legendaris 24 Hours of Le Mans, menjajal langsung sirkuit tersebut dalam sesi uji coba khusus pada 27 Maret 2026.
Kehadirannya di lintasan pesisir ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah pernyataan serius tentang performa dan kesiapan fisik di sirkuit kelas dunia. Di balik kemudi Porsche yang bertenaga, Sean mengeksplorasi setiap jengkal tikungan unik Mandalika.
Ia tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap estetika dan kualitas teknis yang ditawarkan sirkuit ini. Sean mengungkapkan bahwa ini adalah salah satu yang paling indah dengan pemandangan laut, pegunungan, serta bukit yang luar biasa.
Secara karakter, ia menilai lintasannya sangat menyenangkan dan memiliki kemiripan dengan Red Bull Ring atau Losail International Circuit. Sean memberikan pujian khusus pada kualitas tarmac yang dinilainya sangat mumpuni untuk level internasional.

“Secara karakter, lintasannya juga enak, mirip seperti Red Bull Ring atau Losail International Circuit. Yang pasti view-nya indah banget. Tapi yang juga penting, kualitas tarmac-nya bagus,” puji Sean, mengutip keterangannya, Selasa (31/3/2026).
Sepanjang sesi yang berlangsung intens, Sean menunjukkan kelasnya sebagai pembalap kelas dunia dengan adaptasi yang sangat cepat. Mengarungi total 72 putaran, grafik performanya terus menanjak secara konsisten.
Pada fase awal hingga pertengahan, ia menetap di kisaran waktu 1 menit 34 hingga 1 menit 35 detik. Namun, mentalitas juara berbicara saat sesi mendekati akhir. Pada lap ke-68, Sean berhasil memecahkan rekor pribadinya dengan catatan waktu fantastis 1 menit 33,532 detik.
Torehan ini membuktikan bahwa ritme balap yang ia bangun di sirkuit ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari perhitungan teknis yang matang di atas lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi.
Kehadiran Sean Gelael ini disambut hangat oleh pihak pengelola. Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Baginya, melihat Sean akhirnya turun langsung mencicipi aspal Mandalika setelah sebelumnya sering berkunjung sebagai tamu.
Priandhi mengaku sangat terkesan dengan catatan waktu 1 menit 33 detik yang diraih Sean pada penampilan perdananya, sebuah angka yang bahkan membuat tim teknis merasa terkejut dan sangat antusias.

“Ini kali pertamanya Sean Gelael latihan di Pertamina Mandalika International Circuit. Walaupun Sean sendiri sudah sering datang ke sirkuit ini. Catatan waktu terbaiknya untuk kali pertama main di sirkuit ini cukup bagus, 1 menit 33 detik,” tuturnya.
Lebih dari sekadar latihan, sesi uji coba ini disinyalir kuat sebagai persiapan matang bagi Sean Gelael yang direncanakan akan berlaga di ajang GT World Challenge Asia yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada 1 hingga 3 Mei 2026 mendatang.
Meskipun pengumuman resmi masih menunggu pernyataan dari pihak Sean dan SRO Motorsports Group selaku penyelenggara, sinyal kuat ini memberi harapan besar bagi penggemar motorsport di Indonesia untuk melihat aksinya di rumah sendiri.
“Rencananya Sean Gelael akan ikut balap GT World Challenge Asia di Indonesia yang digelar di Mandalika pada 1–3 Mei 2026 mendatang. Kita tunggu statement dari Sean Gelael dan SRO Motorsports Group selaku penyelenggara event ini,” tambahnya.
Dengan demikian, momentum ini pun sekaligus mempertegas posisi Mandalika bukan hanya sebagai objek wisata, melainkan pusat pengembangan balap internasional yang semakin disegani di mata dunia.