Mobilinanews (Jakarta) - Lantai bursa transfer MotoGP kembali memanas setelah manajemen Tim Pertamina Enduro VR46 Racing secara terbuka menyatakan ketertarikan mereka untuk memboyong talenta muda Spanyol, Fermin Aldeguer, pada musim 2027.
Langkah ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan tim milik Valentino Rossi tersebut, sekaligus memberikan sinyal bahaya bagi masa depan salah satu anggota akademi mereka sendiri.
Dikutip dari Crash.net, Team Director VR46, Alessio `Uccio` Salucci, tidak segan melemparkan pujian setinggi langit bagi Aldeguer saat ditemui di Austin. Menurutnya, rider yang kini menjadi sorotan utama di grid itu merupakan sosok pembalap yang luar biasa.
Ketertarikan ini seolah mempertegas rumor bahwa Aldeguer akan segera berpindah haluan dari Gresini ke VR46, yang kini menyandang status sebagai tim satelit utama Ducati. “Kami tertarik pada Aldeguer, dia pembalap yang fantastis,” ungkap Salucci, Minggu (5/4/2026).

Pernyataan tegas ini sekaligus memperjelas hierarki pembalap di dalam garasi VR46 saat ini. Sementara satu kursi tampaknya sudah dipesan untuk masa depan, satu kursi lainnya dipastikan tetap menjadi milik Fabio di Giannantonio.
Salucci menegaskan bahwa performa impresif Diggia telah mengunci kepercayaan tim sepenuhnya. Kondisi ini menempatkan Franco Morbidelli dalam posisi sulit meski menyandang status sebagai lulusan pertama VR46 Riders Academy.
Performa Morbidelli di atas Desmosedici spesifikasi satelit dianggap masih jauh dari harapan. Bahkan hingga saat ini, ia masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara, berbanding terbalik dengan Di Giannantonio yang kokoh di posisi keempat.
Salucci pun secara eksplisit menyatakan bahwa proposal perpanjangan kontrak Diggia akan segera diserahkan dalam waktu dekat berkat konsistensinya yang meski menggunakan motor tahun lalu, mampu meraih pole position dan podium di beberapa seri pembuka.
Di sisi lain, Morbidelli mengakui bahwa dirinya masih bergelut dengan kendala teknis dan adaptasi. Usai finis di posisi ke-14 pada balapan hari Minggu di Austin, ia mengungkapkan rasa frustrasinya namun tetap mencoba optimis.
“Ini adalah akhir pekan yang sulit. Dalam balapan kami berhasil mencetak dua poin, bukan itu yang kami inginkan, tetapi penting untuk menyelesaikan balapan untuk mengumpulkan informasi dan data,” ujar pembalap berusia 31 tahun tersebut.

Adapun masalah utama yang dihadapi Morbidelli saat ini diklaim adalah disebabkan hilangnya cengkraman ban bagian belakang yang membuatnya sulit bersaing di barisan depan di beberapa seri.
Dinamika di internal VR46 ini juga dipengaruhi oleh pergerakan tim satelit Ducati lainnya. Dengan kabar Alex Marquez yang kian dekat menuju KTM, Gresini kabarnya mulai melirik Enea Bastianini atau bintang Moto2, Dani Holgado, sebagai pengganti.
Sebelum membidik Aldeguer, VR46 sendiri sebenarnya sempat mengincar rider muda KTM, Pedro Acosta, namun sang "Rookie Wonder" itu telah dipastikan mengamankan tempat di tim pabrikan Ducati untuk musim depan.
Kendati demikian, dengan tertutupnya pintu bagi Acosta, Fermin Aldeguer kini menjadi prioritas utama tim VR46 untuk menyegarkan barisan pembalap mereka dalam persaingan MotoGP di masa depan.