Intip Koleksi Mobil Mewah Eks Kepala BGN Dadan Hindayana yang Disita Kejagung

Senin, 08/06/2026 20:34 WIB | Rikardo

Jakarta, MOBILINANEWS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengambil langkah tegas dengan menjemput paksa mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026). Penangkapan dilakukan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, bersamaan dengan penggeledahan intensif di kantor lembaga tersebut.

Langkah hukum itu menjadi sorotan publik karena dilakukan hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Penyidik Kejagung kini mendalami dugaan praktik jual beli jabatan yang berkaitan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di tengah proses hukum yang berjalan, perhatian publik turut tertuju pada aset kekayaan pribadi Dadan, termasuk koleksi kendaraan mewah yang dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan data LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024 yang dirilis pada Maret 2025, total kekayaan Dadan tercatat mencapai Rp9,02 miliar. Dari jumlah tersebut, aset transportasi dan mesin menyumbang nilai cukup besar, yakni sekitar Rp1,4 miliar.

Dadan diketahui memiliki ketertarikan pada kendaraan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) premium dan modern. Tercatat, terdapat tiga unit mobil yang masuk dalam laporan kekayaannya.

Koleksi pertama adalah Mazda CX-5 tahun 2023, SUV premium yang dikenal memiliki desain elegan dan performa mesin bertenaga. Selain itu, terdapat Honda HR-V 1.5L SE CVT tahun 2024 yang populer di segmen compact SUV berkat fitur modern dan kenyamanannya.

Tak hanya itu, Dadan juga memiliki Mazda CX-3 1.5 (4x2) A/T tahun 2023 yang dikenal menawarkan kelincahan berkendara dengan spesifikasi mesin yang mumpuni.

Ketiga kendaraan tersebut dilaporkan diperoleh dari hasil sendiri dan bukan hibah atau pemberian pihak lain. Seluruh kendaraan itu menjadi bagian dari total aset transportasi senilai Rp1,4 miliar yang tercantum dalam laporan kekayaannya.

Hingga kini, Kejagung masih terus melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan Dadan dalam kasus di BGN. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan dan pemeriksaan pihak-pihak terkait dalam perkara tersebut.