mobilinanews (Purwokerto) - Drifting biasanya jadi salah satu hiburan menarik buat masyarakat. Tak lain karena deru mesin mobil yang menggelegar dan 'jeritan' ban saat meliuk di lintasan. Itu kejadian biasanya, terlebih di daerah.
Tak mengherankan kalau antusiasme penonton sangat tinggi kala seri Kejurnas Drift putaran ketiga dihelat di tengah Stadion Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (26/7). Penonton padat di setiap sisi stadion.
Sayangnya, limpahan penonton itu ternyata jadi bumerang. Salah satu tribun tiba-tiba roboh karena diduga tak kuat menahan beban banyaknya penonton di area itu. Dari rekaman video yang beredar, tampak banyak warga yang terjatuh dan tergeletak di antara reruntuhan tribun. Dari foto yang dirilis suaramerdeka.com juga tergambar betapa kacaunya suasana.
Untungnya pihak panitia dan keamanan cepat bereaksi dengan mengerahkan armada ambulans untuk membawa korban ke beberapa rumah sakit terdekat.
Dari info yang diperoleh mobilinanews.com, dari trbun tersebut ada tiga baris deretan kursi yang roboh, dari row tiga hingga 6. Sejauh ini dikabarkan tidak ada korban jiwa namun tercatat sebanyak 11 orang penonton menderita patah tulang dan semuanya sudah dalam perawatan.
Irawan Sucahyono, tokoh balap nasional yang hadir di lokasi sebagai perwakilan PP IMI, mengapresiasi kesiapan panitia dan pihak berwajib melakukan evakuasi korban.
"Ini murni karena daya tahan tribun yang tak kuat menahan beban. Penonton memadati area tersebut,.mungkin juga terpengaruh karena ada bagi-bagi hadiah dari pejabat lokal dan pembalap untuk penonton. Saat kejadian, kegiatan balap langsung dihentikan," katanya.(r)