mobilinanews (Rep.Ceko) - Kemalangan Marco Bezzecchi (Aprilia) yang terkena hukuman tak boleh balapan di main race GP Rep.Ceko sebaliknya menjadi tuah besar buat Marc Marquez. Jarak pun semakin rapat.
Kemenangan di Ceko setelah sebelumnya kemenangan di Hungaria mendongkrak Marquez naik ke posisi 4 klasemen dengan total poin 140. Masih kalah 40 angka dari Bezzecchi yang mengoleksi 180 angka. Itu angka yang sangat mungkin dikejar karena masih ada 13 race di depan, dan terutama karena performa MM93 sudah mendekati aslinya usai sukses jalani operasi bulan lalu.
Wajar kalau bos Aprilia Massimo Rivola mengaku ekstra waspada menuju seri selanjutnya di GP Belanda pekan depan dan selanjutnya di GP Jerman pada 12 Juli.
Ya, Aprilia memang harus ekstra mempersiapkan diri menuju balapan tersebut. Sebab, sekali pukul, bisa dua jagoan Aprilia tumbang sekaligus. Selain Bezzecchi, Jorge Martin yang menempati posisi 2 klasemen dengan total poin 172 juga rawan dikepruk Marquez.
"Sebenarnya bukan hanya sekarang. Sejak race pertama kami sudah hati-hati dengan Marc. Kami tahu ia akan berbeda jika sudah berada di garis start," ucap Rivola.
Meski Fabio Di Giannantonio (VR46) menghuni peringkat 3 klasemen namun tak salah jika perebutan gelar tahun ini secara teori hanya akan melibatkan Bezzecchi, Martin dan Marquez.
Tapi, Rivola mencoba tetap berpikir positif. Aprilia RS-GP, katanya, sudah terbukti mumpuni sejak awal.musim. Hanya karena kesalahan non-teknis yang membuat Martin dan Bezzecchi kehilangan banyak poin.
"Itu dibuktikan AI Ogura di Brno. Pole position plus P2 di raceday dengan gap 0,4 detik dengan Marc," imbuh Rivola menyebut rider Trackhouse Aprilia asal Jepang itu.
Rivola boleh optimistis. Tapi, ia juga ketar-ketir menanti pertarungan sesama Aprilia ke zona podium. Tak lain karena hati Martin dan Ogura tinggal separuh di Aprilia. Tahun depan keduanya audah berseragam tim pabrikan Yamaha dan karena itu susah diharapkan rivalitas keduanya melawan Bezzecchi akan berlangsung baik-beik saja. Terutama dengan Martin yang masih on fire dalam perburuan gelar dan bakal bertarung tanpa beban psikologis.
Sekarang bicara soal Marquez.Ia realistis bahwa peluangnya untuk meraih gelar MotoGP kali ke-8 makin terbuka.dan ia bahagia dengan momen saat ini.
"Sebulan yang lewat saya terbaring di rumah sakit dengan selisih poin lebih dari 100 atas Marco. Sekarang tinggal 40 angka dengan kompetisi masih panjang," katanya.
Tapi, seperti ia ucapkan selepas seri Hungaria lalu, ia tak ingin butu-buru soal gelar dunia namun tak mengingkari kalau ada peluang maka ia pasti memperjuangkannya.
Seperti pernyataan sebelumnya yang sudah diulas di media ini, Marquez merasa peluangnya meraih gelar akan terlihat dalam gambar yang lebih jelas seusai seri Jerman di Sirkuit Sachsenring, trek anticlockwise yang menjadi santapan empuknya dan dominan di sana dengan torehan 9 kemenamgan dari 10 penampilan.
"Di Assen (Belanda) saya acap mengalami hambatan. Saya harus bermain taktis," tuturnya, sembari mencontohkan taktiknya di Brno saat bersaing dengan Francesco Bagnaia, yakni tidak terburu-buru mengambil posisi terdepan untuk menjaga kinerja ban belakang, apalagi karena ia yakin punya speed lebih baik setelah mencobanya beberapa lap.
"Setelah Assen ada masa jeda 2 minggu ke Sachsenring. Saat ini kondisi fisik saya sudah lebih baik namun pada saat jeda itu saya berharap fisik mendekati kondisi yang saya harapkan. Karena itu saya memastikan bakal main menyerang di Sachsenring. Saya sangat percaya diri di sana," tutupnya dikutip dari media Eropa.
Dan, Marquez tidak lupa, bahwa ia tak boleh terlena hanya mengejar Bezzecchi dan Martin. Ogura, katanya bisa jadi kuda hitam yang berbahaya karena punya kecepatan bagus, ambisi dan semangat bertarung yang luar biasa.
Saat ini Ogura berada di 5 Besar klsen dengan total poin 134 atau hanya kalah 6 angka dengan Marquez. (r)
Sebelum anda keluar, cari tahu dulu :