mobilinanews (Jakarta) - Masa depan brand motor ikonik asal Italia, Ducati, kembali menjadi sorotan panas. Spekulasi mengenai hengkangnya Ducati dari naungan Volkswagen Group kian gencar setelah serikat pekerja di Italia dan Jerman dikabarkan mulai menekan pihak manajemen VW untuk memberikan kejelasan.
Tak berhenti di situ, klaim mengejutkan lain menyebutkan bahwa proposal penawaran resmi untuk menawar penuh pabrikan asal Bologna tersebut sudah resmi masuk.
Laporan yang pertama kali dihembuskan oleh MotorcycleSports.net mengungkapkan bahwa ketidakpastian ini berawal dari program restrukturisasi portofolio besar-besaran yang sedang dilakukan Volkswagen Group. Meski VW belum pernah menyatakan secara eksplisit bahwa Ducati dijual, mereka juga tidak pernah membantahnya secara tegas—sebuah langkah pimpinan yang tentu memicu keliaran rumor di industri otomotif.
Kini, isu tersebut bukan lagi sekadar gosip media. Para perwakilan pekerja dari Italia maupun Jerman dilaporkan telah mengambil langkah formal untuk meminta transparansi dari petinggi Volkswagen. Para pekerja mengkhawatirkan ketidakpastian masa depan salah satu merek premium paling sukses di dalam grup tersebut.
Menambah panas situasi, sumber internal anonim yang mengaku sebagai karyawan Ducati mengklaim telah melihat dokumen internal. Dokumen tersebut mengindikasikan adanya proposal formal untuk akuisisi 100% saham Ducati Motor Holding.
"Prosesnya diklaim sudah melangkah lebih jauh dari sekadar diskusi informal," tulis laporan MotorcycleSports.net. Kendati nama calon pembeli sempat disebutkan, pihak media menyertakan catatan bahwa klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi baik dari Volkswagen Group maupun Ducati Motor Holding terkait isu penjualan ataupun masuknya penawaran akuisisi.
CEO Ducati, Claudio Domenicali, dalam beberapa kesempatan sebelumnya sempat menepis kabar burung ini. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembahasan internal mengenai perubahan kepemilikan.
Apakah kabar ini akan menjadi sinyal awal dari transaksi raksasa di industri roda dua, atau sekadar episode dramatis lain dari rumor tahunan yang tak kunjung padam? Satu hal yang pasti: dengan masuknya serikat pekerja ke dalam pusaran isu ini, perbincangan mengenai masa depan sang "Raja Merah" dari Bologna dipastikan masih akan terus memanas.