MotoGP 2026 San Marino: Podium Tanpa Aprilia, Marc Marquez Bawa Ducati Jadi Penguasa Klasemen Pembalap dan Konstruktor

Minggu, 13/09/2026 20:59 WIB | Rulin purba
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: monstermedia)
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: monstermedia)

mobilinanews (San Marino) - Tampil dengan livery khusus White Pearl untuk merayakan 80 tahun Vespa, tim pabrikan Aprilia jalani raceday GP San Marino, Misano,  Minggu (13/9) dengan musibah.

Kesialan pertama dialami Marco Bezzecchi. Ia tampil gagah di awal balapan dengan memepet dan menutup jalur Marc Marquez. Berbanding terbalik dengan kejadian saat sprint. Perbedaan lainnya, kali ini Marquez yang pakai ban medium sementara Bezzecchi (juga Jorge Martin) memakai ban lembut (soft tyre).

Sayang, Bezzecchi hanya memimpin balapan sampai mulut Tikungan 12. Ia terlalu dalam ngerem, RSGP besutannya slip dan ndlosor ke gravel. Langsung retire.

Kesialan kedua dijalani Martin. Sempat memimpin balapan sampai pertengahan lomba, performa bannya mulai rapuh dan tak hanya disaalip dengan mudah oleh Marquez tetapi juga oleh Alex Marquez (Gresini Ducati), Pedro Acosta (KTM) dan Fermin Aldeguer (Gresini Ducati). Membuat podoum Misano tanpa Aprilia di atasnya.

Finish P5 dengan perolehan hanya 11 poin membuat Martin harus kehilangan status sebagai pemimpin klasemen. Digantikan oleh Marquez yang mendapuk 25 poin. Mereka kini sama-sama mengoleksi total poin 274, namun MM93 yang menjadi P1 lantaran memetik kemenangan musim ini lebih banyak daripada Martin.

Sebuah perjalanan dan perjuangan dramatis seorang MM93. Sebab, tiga bulan yang lalu ia sudah enggan dan pesimistis meraih gelar 2026 karena sudah kalah di atas 100 poin dengan Bezzecchi. 

Kini usai kemenangan di Misano pun ia tetap tak ingin terlalu jauh menatap gelar tahun ini karena merasa seri balap masih Panjang dan Aprilia masih punya kecepatan yang tak busa diabaikan.

"Saya tidak memikirkan hal itu. Saya hanya akan menjalani balapan satù ke balapan berikutnya. Seperti biasa, selalu mempersiapkan diri dan bertanding maksimal," tandas MM93 yang sejauh ini telah meraih 7 gelar MotoGP sejak 2013.

Soalm peluang meraih gelar ke-8  potensi Marquez tentu kini membesar. Ia dinilai lebih favorit ketimbang Martin, maupun Bezzecchi yeng kini tertinggal 33 poin dari Marquez dan Martin.

Tak hanya klaemen pembalap yang dirombak Marquez. Klasemen bergengsi lainnya, konstruktor, pun berubah pemimpin. Kini Ducati jadi pemimpin dengan koleksi poin 412 melawan Aprilia 210.

Hanya kejuaraan tim yang masih milik Aprilia, yakni 515 versus Ducati 417. Maklum, di tim Ducatimpraktis hanya Marquez yang rajin memetik poin sementara rekan satu timnya, Francesco Bagnaia masih saja kesulitan seperti tahun lalu. (r)