mobilinanews (Jakarta) - Bagi para pengagum otomotif sejati, raungan mesin rotary dari Mazda selalu punya tempat tersendiri—eksotis, unik, dan penuh nostalgia. Sejak lini Mazda RX-8 disuntik mati pada tahun 2012 setelah berkiprah selama sembilan tahun dan mengantongi penjualan hingga 192.094 unit di seluruh dunia, ada ruang hampa yang ditinggalkan oleh pabrikan asal Hiroshima ini.
RX-8, yang memadukan DNA agresif RX-7 dengan fleksibilitas Cosmo dalam proporsi yang ringkas, menjadi penutup babak manis kejayaan mesin Wankel 13B-MSP Renesis 1.300 cc. Namun, keheningan itu tampaknya akan segera berakhir.
Sinyal kebangkitan lini RX kembali menguat setelah perkenalan mobil konsep Iconic SP pada ajang Japan Mobility Show 2023. Meski proses pengembangannya terkesan bergerak di bawah radar, laporan terbaru menyebutkan bahwa persiapan menuju lini produksi massal tengah berjalan intensif.
Di kalangan publik dan pengamat otomotif Jepang, spekulasi kian menguat: Iconic SP disinyalir kuat akan menyapa pasar global sebagai penerus takhta penerus seri RX, yang kemungkinan besar mengusung nama Mazda RX-9.
Jika mengintip dimensi dari model purwarupanya, mobil ini menjanjikan estetika visual yang amat proporsional dan siap memanjakan mata pecinta sports car:
Panjang: 4.180 mm
Lebar: 1.850 mm
Tinggi: 1.150 mm
Estimasi Bobot: ~1.450 kg
Siluet kap mesin (bonnet) yang memanjang serta ground clearance yang rendah secara instan memanggil kembali memori estetika ikonik Mazda RX-7.
Namun, daya tarik utamanya berada di balik bonet tersebut. Mazda digadang-gadang akan mengawinkan karakter khas mesin rotary dengan teknologi Plug-in Hybrid (PHEV). Perpaduan mekanikal dan elektrifikasi modern ini diproyeksikan mampu memuntahkan tenaga hingga 365 horsepower (hp) dan meluncurkan mobil dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam kurun waktu sekitar 4 detik.
Langkah menggabungkan karakter mesin rotary yang berputar tinggi dengan dorongan instan motor listrik adalah formula segar di segmen mobil sport. Jika estimasi peluncuran di sekitar tahun 2027 terealisasi, Mazda tak sekadar melahirkan kembali legenda, tetapi juga memberikan definisi baru tentang bagaimana sebuah mobil sport berjiwa klasik beradaptasi di era modern.