Bongsor Tapi Penurut: Mengapa Honda Gold Wing Rp 1,1 Miliar Nggak Bikin Ciut Saat Parkir

Rabu, 05/08/2026 13:05 WIB | Ade Nugroho
Honda Gold Wing
Honda Gold Wing

 

mobilinanews (Jakarta) - Bicara soal touring jarak jauh dengan kenyamanan kelas atas, Honda Gold Wing jelas berada di kasta tertinggi big bike lanskap otomotif saat ini. Dengan dimensi panjang mencapai 2.615 mm, lebar 905 mm, serta mesin monster 1.833 cc, motor ini menyajikan impresi berkendara yang mewah dan berkharisma.

Namun, di balik semua kemewahan tersebut, ada satu angka yang sering membuat calon pengendaranya berpikir dua kali sebelum memutuskan meminangnya: 393 kilogram.

Dengan bobot yang menyentuh hampir 0,4 ton ini, membayangkan proses parkir—terutama di area yang sempit atau jalanan menanjak—bisa jadi hal yang mengintimidasi. jangankan untuk bermanuver, menahan posisinya saja sudah membutuhkan konsentrasi ekstra.

Namun, Honda tampaknya sangat memahami dinamika tersebut. Mereka menyematkan sebuah solusi teknis cerdas bernama Walking Speed Mode.

Solusi Cerdas Kontrol Torsi: Fitur Walking Speed

Menggerakkan motor seberat ini menggunakan throttle biasa saat parkir membawa risiko besar. Torsi mesin Gold Wing yang sangat berlimpah berpotensi membuat motor meloncat jika ada kekeliruan kecil saat membuka gas.

"Problemnya dengan torsi yang cukup besar kalau kita gas maju dan mundur bisa jadi bukaannya terlalu besar jadi bahaya," jelas Winaryanto dari Training Department Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM).

Melalui fitur Walking Speed, pergerakan motor dibatasi secara presisi hanya pada kecepatan maksimal 1,8 km/jam. Kecepatan yang merayap ini memberikan kontrol penuh bagi pengendara tanpa perlu khawatir kehilangan kendali atas bobot kendaraan.

Cara Kerja Sederhana dan Ergonomis

Sistem kendali fitur ini dirancang sangat praktis sehingga pengendara tidak perlu lagi memainkan selongsong gas (throttle) saat memarkirkan kendaraan:

  1. Aktivasi: Pastikan mesin dalam keadaan menyala, lalu tekan tombol khusus Walking Speed yang terletak pada saklar kemudi sebelah kiri.

  2. Maju: Tekan tombol [+] pada saklar untuk membuat motor bergerak maju secara perlahan.

  3. Mundur: Tekan tombol [-] untuk menjalankan fungsi mundur (reverse).

Sistem mekanis yang terukur ini membuat proses manuver saat parkir menjadi jauh lebih halus dan dapat diprediksi.

Kehadiran fitur Walking Speed Mode berhasil memangkas batasan fisik dalam mengendarai tourer berukuran raksasa. Kebutuhan akan tenaga ekstra saat memarkirkan motor berbobot 393 kg ini digantikan oleh presisi teknologi.

Hasilnya, motor seharga Rp 1,1 miliar ini tetap terasa mudah dikendalikan dan ramah untuk bermanuver di area parkir, bahkan bagi pengendara berpostur kecil maupun pengendara wanita sekalipun.