F1 2026: Bertemu 3 Bos Besar Red Bull, Masa Depan Max Verstappen Belum Juga Pasti

Selasa, 28/07/2026 23:59 WIB | Rulin purba
Max Verstappen (Belanda/Red Bull Racing). Foto: gpblog)
Max Verstappen (Belanda/Red Bull Racing). Foto: gpblog)

mobilinanews (Asutria) - Selasa (28/7) penerbangan jet pribadi milik Max Verstappen terlacak mendarat di Salzburg, Austria, dimana markas besar Red Bull Gmbh berada. 

Itu menarik karena pada Juni lalu pembalap andalan tim Red Bull Racing itu juga berkunjung ke sana bersama manajer pribadinya, Raymond Vermeulen. 

Keduanya disebut meeting bersama 3 figur utama Red Bull. Mereka adalah Mark Mateschitzt (pewaris pendiri Red Bull Dietrich Mateschitzt),  Chalerm Yoovidhya (pemilik Krating Daeng yang juga pemegang saham Red Bull) dan CEO Red Bull Gmbh Oliver Mintzlaff.

Tidak pernah terungkap apa isi rapat Verstappen dengan 3 figur paling berpengaruh di Red Bull itu. Namun, spekulasi yang beredar seperti ditulis Bild dan GPblog, pertemuan itu tak lepas dari persoalan masa depan Verstappen di tim Red Bull. Ada dugaan Red Bull ingin perpanjang kontrak Verstappen yang sejatinya berakhir pada 2028 atau setidaknya tetap dalam tim sampai akhir musim 2027.

Pemicunya jelas adalah ketidaknyamanan Verstappen belakangan ini dengan mobilnya dan ditambah oleh regulasi 2026 yang tidak disukai pembalap Belanda itu karena dianggap seperti mengendarai mobil listrik.

Disinyalir kedua media itu memang tak bisa dibenarkan 100%. Tetapi juga tak bisa dibantah begitu saja karena rumor kepindahan Verstappen pada akhir musim 2026 tetap saja santer.

Sejak tahun lalu ia dikabarkan akan hengkang ke Mercedes. Isu ini sempat redup namun kembali hidup seiring dengan penampilan buruk George Russel belakangan ini di tim Mercedes. Apalagi hubungan baik Russel dengan bos Toto Wolff mulai tergerus karena sang prinsipil tim dinilai lebih cenderung mengutamakan Kimi Antonelli dibandingkan Russell dalam perburuan gelar tahun ini.

Isu lain adalah potensi Verstappen mendarat di kubu McLaren tahun depan. Isu ini sudah dibantah petinggi McLaren, tapi seperti diketahui seringkali terjadi sebuah fakta di F1 terjadi dari yang tadinya hanya sebuah isu.

Verstappen sendiri sudah menyatakan akan setia di Red Bull. Tapi, kepergiannya bersama sang manajer ke Austria patut dicurigai ada kaitannya dengan kontrak. (*)