mobilinanews (Jakarta) - Kabar menarik buat para pencinta roda dua. Royal Enfield (RE) mengonfirmasi bahwa mereka sedang bersiap memperluas lini sepeda motor listriknya. Tapi tenang dulu buat para pencinta raungan mesin konvensional—pabrikan asal Inggris-India ini menegaskan kalau sepeda motor bermesin Internal Combustion Engine (ICE) alias mesin bensin bakal tetap jadi fokus utama mereka selama mungkin.
Informasi ini terungkap langsung lewat laporan tahunan dari induk perusahaan Royal Enfield, Eicher Motors Limited.
Royal Enfield sendiri sudah mulai menyerahkan unit Flying Flea C6 kepada para konsumen di Bangalore, India, dan bakal disusul peluncuran secara nasional. Tak berhenti di situ, pasar Eropa juga jadi target ekspansi global berikutnya demi mendongkrak popularitas deretan motor listrik mereka.
Selain C6, RE juga menyiapkan Flying Flea S6—varian bergaya scrambler yang siap menyusul ke pasaran dalam waktu dekat.
Meskipun model-model masa depan berbasis listrik ini masih dirahasiakan detailnya, RE memastikan kalau keluarga motor listrik mereka bakal makin ramai.
Walau makin serius menggarap segmen ramah lingkungan, Royal Enfield tidak berniat meninggalkan jati dirinya. Siddhartha Lal, Executive Chairman Eicher Motors Limited, menegaskan posisi perusahaan:
"FF.C6 sudah mulai dijual di Bangalore dan bakal meluas ke wilayah India lainnya serta Eropa sepanjang tahun ini. Varian scrambler FF.S6 juga akan menyusul sebagai bagian dari keluarga motor listrik kami. Kami membangun masa depan elektrik ini dengan komitmen nyata."
"Namun di saat yang sama, motor bensin tetap menjadi inti dari Royal Enfield. Kami akan terus mengibarkan bendera motor bensin selama mungkin, serta berinvestasi penuh pada model, platform, dan teknologi baru. Tanggung jawab kami adalah bersiap menghadapi masa transisi, sambil terus memproduksi motor yang dicintai dan dipilih para pengendara saat ini."
Bagi pencinta kapasitas mesin besar, komitmen RE pada mesin bensin bukan cuma gertak sambal. Mereka dikabarkan sedang menyiapkan deretan lini anyar berkapasitas 750cc, termasuk varian Himalayan 750 dan Continental GT 750 yang diprediksi bakal mengaspal dalam waktu dekat.
Langkah Royal Enfield ini membuktikan bahwa masa depan kendaraan listrik dan sensasi klasik motor bensin sebenarnya bisa berjalan berdampingan—memberikan opsi terbaik buat para rider modern tanpa kehilangan karakter utamanya.