MotoGP 2026: Maverick Vinales, "Saya Akan Balapan Sampai Akhir Tahun Sesuai Kontrak!"

Senin, 03/08/2026 00:57 WIB | Rulin purba
Maverick Vinales (Spanyol/KTM Tech3). (Foto: motogp)
Maverick Vinales (Spanyol/KTM Tech3). (Foto: motogp)

mobilinanews (Spanyol) - Pembalap Spanyol Maverick Vinales meradang membaca berita yang viral pada Minggu (2/8). Ia disebutkan dipecat KTM jelang GP Inggris 7-9 Agustus, jauh sebelum akhir masa kontrak tahun ini.

Berita yang pertamanya ditayangkan media motorsport itu langsung mendunia lewat berbagai media, termasuk mobilinanews.com. 

Disebutkan kalau KTM akan membentikan Vinales dan menunjuk Pol Espargaro (tester KTM) untuk.megambil alih posisinya di tim Red Bull KTM Tech3 hingga akhir musim atau 11 balapan terakhir tahun ini.

Pemecatan itu terkait performa dan cidera bahu yang menderanyai. Tak kalah pengaruh, isu pemecatan itu juga terkait perang kata-kata Vinales dengan bos baru Tech3,  Guenther Steiner, yang ingin memakai.para pembalap.muda untuk skuadnya. 

Rekan setimnya di Tech3,  Enea Bastianini,  sudah dapat kursi dengan balik ke Gresini tahun depan sedangkan nasib Vinales tidak jelas.

Tak perlu menunggu lama, eks pembalap tim pabrikan Suzuki, Yamaha dan Aprilia itu langsung membantah berita yang ia sebut berita palsu lewat akun instagramnya.

"Saya mulai membaca berita yang tidak masuk akal," tulisnya.

Soal cidera, ia bsrkisah kalau minggu lalu ia berada di pusat APC (Red Bull Athlete Performance Centre) dan berkonsultasi dengan dokter.

"Kami mulai memahami mengapa saya tidak dapat pulih. Saya membandingkan semua informasi ini dengan dokter untuk memeriksa masalahnya dan bagaimana cara memperbaikinya.”

"Jadi, berhentilah menulis berita konyol mengenai saya. Saya tak akan balapan di SBK. Saya akan selesaikan (race MotoGP) tahun ini sesuai kontrak," tegasnya tanpa merinci detil kondisi fisik sesungguhnya.

Bantahan ini tentu akan terbukti jelang GP Inggris mendatang.  Apakah berita lansiran motorsport itu yang benar atau klaim Vinales yang benar. 

Berita pemecatan di tengah jalan itu bikin geger ksrena sesungguhnya rider berusia 31 tahun ini punya basis penggemar yang banyak. Prestasinya pun lumayan tokcer dengan status mentereng dalam tiga tahun pertamnya di kancah balap.grand prix. Ia masuk 3 Besar kelas Moto3 pada 2011 dan 2012  klasemen akhir  dan puncaknya sebagai juara dunia kelas ringan itu pada 2013.

Tahun berikutnya langsung masuk 3 Besar saat promosi ke Moto2. Hanya setahun kelas ini  karena pada 2015 ia langsung dibajak tim pabrikan Suzuki dan meraih kemenangan pertamanya pada GP.Inggris 2026 plus 3 podium dan mengakhiri kompetisi di grup 4 Besar klasemen. 

Selanjutnya Vinales gabung dengan tim pabrikan Yamaha kurun waktu 2017 hingga pertengahan musim 2021 dengan total 9 kemenangan dan 17 podium. Ia menempati posisi 3 Besar klasemen 2017 dan 2019.

Pada 2022 sampai 2024 ia hengkang ke tim pabrikan Aprilia dan meraih satu-satunya kemenangan di GP AS 2024. Tapi  di klasemen akhir hanya mentok dengan hasil terbaik P7.

Bersama KTM Tech3 pada 2025-2026 masa depan Vinales mulai menunjukkan gejala suram. Tahun lalu ia tak banyak tampil karena cidera dan akhir kompetisi di peringkat 18.

Dan, tajun ini adalah hasil terburuknya. Masih dilanda cidera. Ia tercatat hanya menjalani 5 balapan dari seharusnya 11 race weekend. Peringjat sementaranya adalah P20 dengan meraih hanya 5 poin.

Wajar kalau KTM Tech3 ingin menggantinya. Tapi, Vinales punya kontrak tertulis dan itulah yang akan ia perjuangkan  (*)