Mobilinanews (Austria) - Gelaran seri ke-15 Moto3 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, menjadi momen bersejarah bagi pabrikan KTM. Mereka sukses mengunci gelar Juara Dunia Konstruktor Moto3 musim 2026 lebih awal.
Kepastian gelar bergengsi ini didapatkan setelah para pembalap penunggang mesin KTM tampil sangat mendominasi. Mereka berhasil menyapu bersih seluruh barisan podium pada balapan kandang yang penuh dengan gengsi tinggi.
Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team keluar sebagai pemenang utama setelah menyajikan aksi balap memukau. Kemenangan manis ini makin menyempurnakan dominasi total pabrikan asal Austria tersebut di kandang sendiri.
Podium kedua dan ketiga masing-masing diamankan oleh Brian Uriarte serta Álvaro Carpe. Dua pembalap bertalenta dari Red Bull KTM Ajo ini tampil sangat solid sejak awal lap hingga bendera finis dikibarkan.

Hasil luar biasa di Red Bull Ring membuat KTM mengumpulkan total 345 poin di klasemen. Raihan poin masif ini sudah tidak mungkin lagi dikejar oleh rival utamanya, Honda, yang mengantongi 172 poin.
Secara teknis, paket mesin KTM RC250GP terbukti sangat unggul pada sirkuit karakter stop-and-go. Kombinasi tenaga puncak dan akselerasi keluar tikungan tajam menjadi kunci utama dominasi mereka.
Sistem manajemen bahan bakar serta pengapian yang presisi membuat penyaluran tenaga mesin sangat halus. Pembalap dapat memaksimalkan potensi ban belakang saat melibas trek lurus panjang Red Bull Ring.
Sektor aerodinamika fairing terbaru KTM juga memberikan keunggulan besar pada stabilitas downforce. Hal ini meminimalkan wheelie saat pembalap melakukan akselerasi penuh dari kecepatan rendah.
Rangka tubular steel chassis khas KTM menyajikan fleksibilitas optimal saat melibas tikungan keras. Karakter sasis ini memberi kepercayaan diri tinggi bagi pembalap saat melakukan late braking.
Dominasi ini juga berkat konsistensi tim satelit utama seperti Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Kerja keras seluruh teknisi berhasil mengekstrak potensi terbaik mesin pada berbagai kondisi trek.

Dukungan data telemetry dari tim MT Helmets - MSI turut mempercepat penyesuaian setup motor. Kolaborasi lintas tim inilah yang membuat paket KTM hampir tanpa celah sepanjang musim 2026.
Regulasi poin konstruktor yang hanya menghitung hasil pembalap terbaik per pabrikan makin mempertegas. Kedalaman skuad penunggang KTM terbukti jauh lebih merata dibanding kompetitor terdekatnya.
Keberhasilan mengunci gelar di kandang sendiri menambah nilai emosional bagi jajaran manajemen. Pesta kemenangan di Red Bull Ring menjadi bukti ketangguhan rekayasa keandalan teknis mereka.
KTM kini menatap sisa seri musim 2026 dengan fokus penuh pada perebutan gelar juara dunia pembalap. Keunggulan teknis RC250GP menjadi modal berharga mengawinkan dua gelar bergengsi tersebut.