monilinanews (Inggris) - Cidera berat pada bahu dan lutut Marco Bezzecchi sudah sukses dioperasi. Sejak.pekan lalu sudah latihan naik motor. Tapi, untuk menunggang Aprilia RS-GP, ada syarat yang harus ia penuhi.
Seperti biasanya, pembalap yang kembali ke medan laga setelah lama menepi akibat cidera diharuskan tes medis sebelum dapat izin ikut latihan dan balapan.
Ia pun sudah terjadwal untuk lakukan pemeriksaan medis pada Kamis (6/8). Serangkaian tes standar MotoGP dilakukan di klinik sirkuit di bawah pengawasan dokter resmi FIM. Lolos tes ini, ia lembaki dievakuasi sesuai sesi FP1 pada Jumat.
Pembalap Italia pembesut Aprilia itu mengaku senang bisa kembali ke lintasan balap dan berharap lolos tes medis dan dinyatakan fit untuk ikut race weekend GP Inggris fi Silverstone pekan ini.
"Libur musim panas kali ini rasanya berbeda dengan yang saya bayangkan,"katanya.
"Saya sadar kondisi belum pulih sepenuhnya. Tapi saya sangat bersemangat untuk kembali beraksi."
Dengan kondisi belum sepenuhnya sehat, sulit berharap Bezzecchi bisa kembaii tampil seganas awal musim dimana ia sudah memimpin klasemen dengan surplus angka signifikan. Hanya dalam 4 race beruntun, peringkatnya turun dari P1 ke tangga P4 dengan total poin 186 dengan beragam sebab, antara lain karena celaka dan memukul seorang marshall sehingga dihukum DNS satu balapan.
Ia kalah 4 angka dengan Marc Marquez yang tadinya sudah ia tinggal dengan keunggulan lebih dari 100 poin. Juga kini.kalah dengan AI Ogura dan Jorge Martin utang menempati dua posisi atas klasemen dengan total angka 194 dan 208.
Selain membaiknya faktor fisik, sisi lain yang menarik dari Bezzecchi adalah kesadaran bahwa keterpurukannya dalam 4 seri beruntun tak lepas dari kesalahannya sendiri. Bukan motornya karena 4 unit RS-GP di grid tampak kompetitif.
Kesadaran itu yang harapkan memberi efek positif dalam mengarungi paro kedua kejuaraan saat ini. (*)