Memotret Kolaborasi Apik Isuzu Bersama Putri dan Delima Mandiri yang Jadi Solusi Bisnis Industri Kreatif

Kamis, 06/08/2026 16:05 WIB | Wilfrid Kolo
Pihak Isuzu, Puti Hair Choice dan Karoseri Delima Mandiri berpose dengan Isuzu Traga yang sudah menjadi mobil penunjang bisnis kecantikan
Pihak Isuzu, Puti Hair Choice dan Karoseri Delima Mandiri berpose dengan Isuzu Traga yang sudah menjadi mobil penunjang bisnis kecantikan

mobilinanews (Tangerang) - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dikenal dengan inovasinya dalam menghadirkan solusi bisnis yang relevan bagi pelaku usaha melalui kolaborasi lintas industri.

Pada ajang GIIAS 2026 ini, Isuzu menggelar media talk show bertajuk `Driving Business Beyond Mobility: The Collaboration Between Commercial Vehicles, Beauty Industry, and Coachbuilding Innovation", Kamis (6/8)

Kolaborasi ini terasa sangat lengkap karena menghadirkan Putri Hair Choice dari ParagonCorp dan Karoseri Delima Mandiri sebagai mitra kolaborasi.

Sinergi antara produsen kendaraan komersial, industri kecantikan, dan perusahaan karoseri tersebut, menghadirkan inovasi berupa Isuzu TRAGA Putri Salon Studio.

Communication Management Department Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Puti Annisa Moeloek, mengatakan kebutuhan pelaku usaha saat ini semakin beragam, sehingga membutuhkan kendaraan niaga yang mampu beradaptasi dengan model bisnis yang berkembang.

"Melalui kolaborasi bersama Delima Mandiri dan ParagonCorp melalui brand Putri, kami ingin menunjukkan inovasi dapat lahir dari sinergi lintas industri. Isuzu TRAGA Salon Studio menjadi contoh bagaimana kendaraan niaga dapat dikembangkan menjadi ruang usaha yang fungsional, efisien, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha," ungkap Puti Annisa.

Isuzu TRAGA dipilih dalam kolaborasi ini, karena memiliki karakter yang sesuai untuk berbagai kebutuhan modifikasi karoseri.

Bersama Karoseri Delima Mandiri, area kargo Isuzu TRAGA diubah menjadi ruang salon yang dirancang secara ergonomis untuk mendukung berbagai aktivitas layanan kecantikan.

Sebagai kendaraan niaga ringan yang dikembangkan sesuai kebutuhan pasar Indonesia, Isuzu TRAGA memiliki area kargo terluas di kelasnya dengan panjang 2,8 meter dan lebar 1,6 meter.

Dimensi tersebut memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengembangan berbagai aplikasi bisnis, sehingga kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional pelanggan di berbagai sektor industri.

Keandalan kendaraan ini kemudian didukung mesin diesel Isuzu 4JA1-CR berkapasitas 2.499 cc yang telah dilengkapi VGT Turbo Intercooler, menghasilkan tenaga 80 PS pada 3.800 rpm dan torsi maksimum 18,5 kgm pada 1.800–2.400 rpm.

Product Manager PT Delima Mandiri, Albertus Whitney, menjelaskan proses pembangunan karoseri pada Isuzu TRAGA Putri Salon Studio dilakukan melalui pendekatan yang mengutamakan kebutuhan operasional pelanggan.

"Bersama Isuzu, kami mengembangkan Isuzu TRAGA Salon Studio dengan mengedepankan aspek fungsional, kenyamanan, keamanan, serta efisiensi ruang kerja. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kendaraan niaga dapat diubah menjadi fasilitas bisnis bergerak yang siap mendukung operasional pelanggan di berbagai sektor industri," sambung Whitney.

Sementara itu, Personal Care Creative Demand Creation Lead Putri, Rifina Afandi, menilai kolaborasi ini sebagai contoh bagaimana inovasi lintas industri dapat menghadirkan pengalaman salon yang lebih dekat, sesuai dengan kebutuhan perawatan rambut setiap konsumen.

"Melalui Putri Salon Studio, kami menghadirkan perwujudan ‘Salon Result Hair, Everyday’ sebagai cara baru menikmati perawatan rambut ala salon yang lebih mudah dijangkau, lebih cepat, dan tetap profesional, sekaligus semakin dekat dan relevan dengan keseharian konsumen,” tuturnya.

Inovasi ini dapat terwujud melalui kolaborasi Putri Hair Choice, Isuzu, dan Delima Mandiri yang memadukan keahlian dalam pengembangan kendaraan, desain ruang, serta rangkaian perawatan profesional ala salon, mulai dari Putri AI Hair Type Match dan rekomendasi perawatan rambut hingga hair wash dan styling,” ucap Rifina Afandi.

Media talkshow bertajuk "Driving Business Beyond Mobility" mengangkat tiga pembahasan utama, yaitu pentingnya kolaborasi lintas industri, transformasi kendaraan komersial menjadi solusi bisnis, serta penciptaan nilai tambah melalui inovasi kendaraan niaga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.