Mobilinanews (Spanyol) - Sirkuit MotorLand Aragon kembali memanaskan persaingan Moto3 2026 pada putaran ke-13 yang berlangsung sengit di Spanyol. Sesi Free Practice 1 (FP1) menjadi ajang penting bagi pembalap untuk menemukan setelan motor terbaik.
David Almansa tampil sebagai pembalap tercepat pada sesi pembuka ini setelah mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 58,708 detik. Rider Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut menunjukkan dominasi luar biasa di atas lintasan.
Persaingan di posisi teratas berlangsung ketat dengan Brian Uriarte menempel di urutan kedua lewat catatan 1 menit 58,830 detik. Sementara itu Cormac Buchanan melengkapi tiga besar lewat raihan waktu 1 menit 58,850 detik.
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia mengawali sesi dengan fokus membedah karakteristik sirkuit. Veda berusaha membangun ritme berkendara yang solid demi mendapatkan kecepatan maksimal di tiap sektor.

Pada sesi FP1 kali ini Veda Pratama berhasil menempati posisi ke-20 setelah membukukan waktu lap terbaiknya 2 menit 00,230 detik. Ia terpaut 1,522 detik dari Almansa yang memimpin klasemen akhir sesi latihan bebas pertama tersebut.
Veda mengarungi total 13 putaran sepanjang sesi dengan kecepatan puncak mencapai 239,2 km/jam di lurus panjang MotorLand Aragon. Catatan waktu terbaiknya berhasil diukir pada lap ke-10 dari keseluruhan lap bersih yang diselesaikan.
Penampilan pembalap muda asal Indonesia ini menunjukkan kemajuan bertahap di mana ia mampu mempertajam catatannya. Setelah sempat berada di kisaran 2 menit 02 detik Veda berhasil menembus tembok 2 menit 00 detik di akhir sesi.
Rekan setimnya di Honda Team Asia yaitu Zen Mitani harus puas menduduki posisi ke-26 di akhir sesi latihan bebas pertama ini. Mitani mengemas waktu terbaik 2 menit 01,992 detik sehingga Veda menjadi pembalap tercepat di timnya.

Perjuangan Veda Pratama di Aragon menjadi sorotan penting bagi publik tanah air yang terus memberikan dukungan penuh. Hasil di FP1 ini menjadi fondasi awal yang berharga untuk evaluasi teknis menjelang sesi latihan berikutnya.
Tim teknis Honda Team Asia diprediksi akan fokus menganalisis data telemetri guna meningkatkan keseimbangan motor NSF250R. Sektor lurus dan tikungan cepat Aragon membutuhkan stabilitas optimal agar bisa memangkas waktu lap.
Veda sendiri mengaku optimistis dapat tampil lebih kompetitif pada sesi Practice selanjutnya untuk mengamankan posisi. Penyesuaian pada titik pengereman dan akselerasi keluar tikungan menjadi area utama perbaikan sang pembalap.
Dengan persaingan Moto3 2026 yang kian sengit Veda Pratama siap memberikan performa terbaiknya pada sisa akhir pekan ini. Dukungan masyarakat Indonesia diharapkan menjadi pelecut semangat Veda untuk meraih hasil maksimal di Aragon.