Bukan Buatan Tiongkok Lagi! Intip Spesifikasi Dacia Spring Terbaru Seharga Rp 300 Jutaan

Kamis, 10/09/2026 00:02 WIB | bagas
New Dacia Spring (Foto: Dacia)
New Dacia Spring (Foto: Dacia)

Mobilinanews (Rumania) - Pasar mobil listrik perkotaan Eropa kembali dihebohkan oleh Dacia. Produsen asal Rumania ini merilis generasi terbaru dari Dacia Spring. Langkah ini mempertegas posisinya sebagai EV paling terjangkau di Benua Biru.

Model hatchback kecil ini dibangun menggunakan basis teknologi Renault. Dacia Spring menjanjikan jarak tempuh hingga 250 km. Mobil ini juga dibekali berbagai fitur desain menarik dengan harga yang sangat menggiurkan.

Berbeda dari generasi terdahulu yang dibuat di Tiongkok, EV ini kini diproduksi di Slovenia. Lokasi pabrik baru ini berada di kota Novo Mesto. Langkah ini diambil untuk menghindari pengenaan tarif impor Eropa.

Generasi anyar ini menanggalkan platform lama CMFA-EV. Dacia beralih menggunakan arsitektur anyar bernama RG-EV. Platform tersebut juga dikenal dengan nama AmpR Small yang dirancang langsung oleh grup Renault.

Arsitektur AmpR Small ini juga digunakan oleh mobil listrik lain. Sebut saja Renault Twingo E-Tech terbaru, Renault 5 E-Tech, hingga Nissan Micra hatchback. Penggunaan basis ini meningkatkan kualitas berkendara.

Peralihan platform memberi proporsi bodi yang jauh lebih proporsional. Ukuran fisiknya menjadi lebih besar namun bobot tetap sangat ringan. Bobot total dari hatchback listrik perkotaan ini hanya 1.212 kg.

Dimensi panjang mobil ini bertambah 150 mm dari sebelumnya. Lebarnya juga meningkat 180 mm dibanding versi lama. Total panjang keseluruhan dari Dacia Spring kini mencapai 3.850 mm.

Secara dimensi, mobil ini lebih panjang 61 mm dari Renault Twingo. Bahasa desain yang diusungnya pun sangat berbeda jauh. Dacia memilih gaya yang tampak tegas, tangguh, serta sangat utilitarian.

Tampilan luar dilengkapi lampu LED berdesain kotak yang modern. Bumper depan dan belakang diberi lapisan plastik pelindung yang tebal. Gagang pintu dibuat konvensional dengan opsi velg kaleng 15 atau 16 inci.

Ukuran bodi yang lebih besar berimbas positif pada ruang kabin. Interior terasa lebih lapang meski tetap mempertahankan konfigurasi empat penumpang. Kapasitas bagasi utamanya mencapai 337 liter.

Kapasitas bagasi bisa melonjak hingga 1.283 liter jika jok belakang dilipat. Tersedia pula opsi bagasi depan atau frunk berukuran 18 liter. Pengguna juga mendapat sistem aksesori modular bernama YouClip.

Desain dasbor didominasi material plastik keras yang mudah dibersihkan. Aksen ornamen berwarna cerah dipasang untuk menghilangkan kesan monoton. Panel instrumen digital 7 inci menjadi standar di semua varian.

Varian tertinggi bernama Journey mendapatkan layar hiburan 10,1 inci. Sementara pada varian dasar Expression, layar diganti dengan dudukan ponsel pintar. Kepraktisan kabin tetap menjadi fokus utama.

Sektor dapur pacu mengusung motor listrik berdaya 80 hp. Torsi puncaknya mencapai 175 Nm yang disalurkan ke roda depan. Akselerasi dari nol ke 100 km/jam dapat tuntas dalam waktu 12,1 detik saja.

Baterai LFP berkapasitas 27,5 kWh sanggup diisi cepat dari 15 ke 80% dalam 28 menit. Pengiriman unit ke konsumen dijadwalkan mulai awal 2027 mendatang setelah peluncuran resminya pada akhir 2026.

Namun kabar yang beredar, mobil ini akan dibanderol dengan harga di bawah 20.000 euro. Jika dikonversi, angka tersebut setara dengan Rp 340 jutaan. Harga yang tergolong murah untuk sebuah mobil listrik modern di pasar Eropa pada saat ini.