Mobilinanews (Austria) - Sesi latihan seri putaran ke-15 Moto3 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, berlangsung sengit. Para pembalap bersaing ketat demi mencatatkan waktu lap terbaik sejak awal sesi demi mengamankan tempat menuju kualifikasi utama.
Pembalap Spanyol, David Almansa, tampil mendominasi. Membela tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP, ia menunjukkan ritme balap yang begitu konsisten serta impresif sepanjang jalannya sesi latihan resmi pada Jumat ini.
Almansa menjadi yang tercepat usai mengukir waktu 1 menit 39,668 detik pada lap ke-13 dari 17 putaran. Catatan gemilang tersebut tidak mampu ditandingi oleh para rival terdekatnya hingga sesi latihan ini usai.
Posisi kedua diisi Maximo Quiles dengan selisih 0,195 detik, sedangkan Alvaro Carpe menduduki urutan ketiga berjarak 0,503 detik. Kedua pembalap ini terus berusaha menempel ketat catatan waktu dari sang pemuncak.

Kondisi lintasan Red Bull Ring berlangsung dalam keadaan kering. Suhu udara sejuk sebesar 16 derajat Celsius serta suhu permukaan aspal 18 derajat mendukung seluruh pembalap memacu motor secara sangat maksimal.
Perhatian publik Indonesia tertuju pada pembalap andalan tim Honda Team Asia, Veda Ega Pratama. Mengusung nomor start #9, pembalap muda tanah air ini berjuang keras menghadapi sengitnya persaingan pada sesi latihan.
Veda Pratama mengawali sesi dengan target tinggi untuk langsung menembus posisi 14 besar. Posisi tersebut sangat krusial demi mengamankan tiket kelolosan otomatis menuju sesi kualifikasi kedua atau Q2 pada esok hari.
Selama jalannya latihan resmi, Veda bersama kru tim terus berupaya mencari setelan motor Honda yang optimal. Pembalap bernomor 9 ini tercatat mampu menyelesaikan sebanyak 16 lap di sirkuit sepanjang 4.348 meter ini.
Usaha keras Veda Pratama membuahkan catatan waktu lap terbaiknya pada putaran ke-15. Ia berhasil membukukan waktu 1 menit 40,773 detik, yang menjadi pencapaian tercepat yang mampu diraihnya di lintasan Spielberg ini.
Selain catatan waktu putaran, kecepatan maksimal yang ditorehkan Veda Pratama juga menjadi fokus. Motor Honda milik Veda mencatatkan top speed hingga 218,1 km/jam saat memacu kecepatannya di trek lurus sirkuit.

Kendati berhasil mengukir waktu terbaik pada putaran ke-15, hasil akhir menempatkan Veda Pratama di posisi ke-18. Ia tercatat tertinggal selisih 1,105 detik dari David Almansa yang memimpin sesi latihan bebas ini.
Batas akhir untuk kelolosan langsung menuju Q2 diisi Adrian Fernandez di urutan ke-14 dengan waktu 1 menit 40,531 detik. Veda Pratama harus gagal lolos otomatis karena terpisah margin tipis 0,242 detik dari posisi itu.
Dengan menempati peringkat ke-18 pada akhir sesi latihan ini, Veda Pratama dipastikan harus berjuang terlebih dahulu dari sesi Q1. Pertarungan di Q1 akan menjadi ujian berat yang wajib ia lewati demi lolos menuju Q2.
Peluang Veda Pratama melesat ke Q2 masih terbuka lebar jika ia mampu finis di empat besar sesi Q1. Seluruh pendukung di tanah air berharap pembalap muda ini mampu bangkit dan menorehkan hasil terbaik pada kualifikasi.