Mobilinanews (Austria) - Panggung Sprint Race seri ke-15 MotoGP 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria menyajikan aksi luar biasa. Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tampil sangat menakjubkan sejak posisi awal start hingga merebut podium pertama balapan ini.
Martin menyelesaikan 14 putaran dengan catatan waktu total 20 menit 57,387 detik. Pengendara asal Spanyol ini berhasil mengungguli rivalnya, Marc Marquez di posisi kedua dengan selisih 1,026 detik serta rekan setimnya, Marco Bezzecchi di urutan ketiga.
Performa impresif Martin memang sudah terlihat sejak sesi kualifikasi. Pengendara bernomor #89 ini meraih pole position setelah mencatatkan waktu 1 menit 27,917 detik dengan kecepatan rata-rata fantastis mencapai 178,0 km/jam.
Dari sisi teknis, kunci dominasi Martin terletak pada pemilihan ban yang tepat. Tim Aprilia Racing memasangkan racikan ban depan Slick-Medium baru dan ban belakang Slick-Soft baru demi mendapatkan daya cengkeram yang maksimal.

Strategi penggunaan ban lembut di belakang langsung terbukti ampuh. Martin mampu memacu motor Aprilia hingga menyentuh top speed 318,5 km/jam pada lap ketiga dan keempat, menjadikannya salah satu mesin tercepat di trek balap.
Konsistensi ritme balap Martin terlihat sangat impresif pada awal lomba. Pada lap ketiga, pembalap Spanyol tersebut mampu mengukir catatan waktu lap terbaik miliknya di laga Sprint Race ini dengan torehan 1 menit 28,749 detik.
Bila dibedah lebih rinci per sektor pada lap ketiga tersebut, Martin mencatat sektor T1 25,833 detik, T2 23,281 detik, T3 22,827 detik, dan T4 16,808 detik. Pengendalian ciamik di sektor terakhir menjadi kunci kecepatan lapnya.
Tidak berhenti di situ, Martin menjaga ritme gila pada beberapa lap berikutnya. Ia membukukan waktu 1 menit 28,770 detik di lap keempat, 1 menit 28,940 detik pada lap kelima, lalu diikuti 1 menit 29,005 detik pada lap keenam.

Memasuki pertengahan balapan, Martin mulai mengelola keausan kompon Slick-Soft. Laju motornya tetap stabil dalam rentang 1 menit 29,277 detik pada lap ketujuh hingga bertahan di angka 1 menit 29,585 detik pada lap kesepuluh.
Pada empat lap pamungkas, Martin cermat mengontrol margin keunggulan. Ia mencetak 1 menit 29,555 detik di lap ke-11, 1 menit 29,971 detik di lap ke-12, 1 menit 30,052 detik di lap ke-13, serta 1 menit 30,209 detik pada akhir.
Marc Marquez yang mengendarai Ducati Lenovo Team harus puas menempati urutan kedua dengan total waktu 20 menit 58,413 detik. Sosok Marquez membukukan catatan lap terbaiknya 1 menit 29,095 detik pada putaran keempat balapan ini.
Melengkapi sukses Aprilia Racing, Marco Bezzecchi mengamankan podium ketiga lewat waktu total 20 menit 59,062 detik. Rekan setim Martin ini finis selisih 1,675 detik, sekaligus menegaskan keunggulan tim di trek Red Bull Ring.

Posisi keempat berhasil ditempati Ai Ogura dari SuperFile Trackhouse MotoGP Team bersama Aprilia. Ogura finis tepat di depan Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing yang menduduki urutan kelima dengan margin selisih 4,447 detik.
Sementara itu, Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team harus puas mengakhiri Sprint Race di posisi keenam dengan selisih 5,142 detik. Pembalap Bagnaia disusul Johann Zarco dari Castrol Honda LCR yang finis di urutan ketujuh.
Kemenangan berharga di Sprint Race Austria ini membawa Jorge Martin kembali memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Martin kini mengoleksi 286 poin, berjarak tipis 3 poin saja dari ancaman Marc Marquez.
Aksi bak kesetanan Martin pada Sprint Race Austria membuktikan performa kompetitif Aprilia Racing. Persaingan sengit antara Martin dan Marquez dipastikan bakal kembali meledak pada balapan utama yang digelar pada hari Minggu.