Moto3 2026 Austria: Start P19 Tembus 5 Besar! Aksi Veda Ega Pratama Bikin Syok Satu Sirkuit!

Minggu, 20/09/2026 18:10 WIB | bagas
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)
Veda Ega Pratama #9 (Foto: Red Bull)

Mobilinanews (Austria) - Seri ke-15 Moto3 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, menyajikan balapan yang sangat sengit. Para pembalap muda saling beradu kecepatan demi poin krusial dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.

Maximo Quiles tampil luar biasa hingga berhasil mengamankan podium tertinggi setelah menyelesaikan 20 lap balapan. Pembalap CFMoto Gaviota Aspar Team ini mencatatkan total waktu sebesar 33 menit 24,323 detik.

Posisi kedua berhasil diraih Brian Uriarte dengan selisih 2,334 detik dari sang pemenang. Rekan satu timnya di Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, melengkapi panggung podium ketiga dengan selisih 7,394 detik.

Balapan di Red Bull Ring terbukti sangat menguras fisik serta mental para pembalap. Sejumlah hukuman seperti Long Lap Penalty hingga peringatan batas lintasan yang menghiasi jalannya balapan panas ini.

Di tengah sengitnya persaingan, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mampu mencuri perhatian penonton. Pembalap Honda Team Asia ini menunjukkan penampilan impresif sejak garis start balapan.

Memulai balapan dari posisi start ke-19, Veda Pratama harus berjuang keras untuk bisa merangsek ke kelompok depan. Hasil sesi kualifikasi mencatatkan waktu terbaiknya berada pada angka 1 menit 41,359 detik.

Kendati demikian, pembalap Tanah Air tersebut mampu tampil tenang dan agresif begitu lampu hijau dinyalakan. Ia langsung melakukan manuver overtake impresif untuk melewati sejumlah rival di depannya.

Perlahan namun pasti, posisi Veda Pratama terus melesat naik hingga berhasil menembus urutan sepuluh besar. Kecepatan motor Honda yang dikendarainya bekerja sangat optimal melibas tiap tikungan sirkuit.

Penampilan impresif sang pembalap terus berlanjut hingga ia berhasil masuk ke jajaran lima besar balapan. Veda bahkan mampu bersaing ketat secara langsung dengan para pembalap barisan papan atas asal Eropa.

Catatan waktu lap milik Veda Pratama pun tercatat sangat tajam saat menorehkan angka 1 menit 40,268 detik. Torehan tersebut membuktikan bahwa kecepatan laju balapnya sejajar dengan para pembalap terdepan.

Sayangnya, tren positif Veda Pratama terganggu oleh insiden kontak dengan pembalap lain di lintasan. Stewards FIM MotoGP kemudian mengganjarnya dengan sanksi Long Lap Penalty akibat kontak fisik tersebut.

Situasi semakin rumit ketika Veda Pratama dinilai melakukan kesalahan eksekusi pada upaya pertama sanksi tersebut. Hal ini memaksanya untuk mengulang prosedur sanksi tersebut demi memenuhi peraturan.

Setelah menyelesaikan sanksi penalti dengan benar, posisi Veda Pratama melorot tajam ke urutan belakang. Waktu yang terbuang di area Long Lap menghilangkan peluangnya untuk finis di barisan lima besar.

Meski sempat terlempar jauh, Veda Pratama pantang menyerah dan terus memacu kendaraannya hingga garis finis. Pembalap bernomor motor 9 ini akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-13 dengan perjuangan gigih.

Tambahan tiga poin dari balapan Austria membawa Veda Pratama mengoleksi total 100 poin musim ini. Hasil ini menempatkannya di urutan kedelapan dalam klasemen sementara kejuaraan dunia.

Kendati terkena penalti, potensi Veda Pratama membuktikan daya juangnya yang amat luar biasa. Modal berharga ini menjadi pelecut semangat yang tinggi menyongsong seri balapan mendatang di kawasan Asia.