GTWCA 2026 Beijing: Pembalap Indonesia Setiawan Santoso Rebut Podium Juara di Race 1!

Sabtu, 03/10/2026 23:22 WIB | bagas
Setiawan Santoso #8 - Climax Racing (Foto: GTWCA)
Setiawan Santoso #8 - Climax Racing (Foto: GTWCA)

Mobilinanews (Beijing) - Pembalap Indonesia, Setiawan Santoso, mengukir prestasi gemilang dalam ajang GT World Challenge Asia 2026 pada arena sirkuit Beijing Street. Berlaga di Race 1, ia tampil impresif bersama tim Climax Racing.

Mengemudikan mobil Mercedes-AMG GT3 Evo bernomor #8, Setiawan Santoso berduet dengan pembalap asal China, Bi Huang Zhou. Kombinasi keduanya sangatlah solid menuntaskan 26 lap pada balapan bergengsi ini.

Meski mobil balap nomor 8 finis di urutan ke-13 secara keseluruhan, pencapaian Setiawan sangat luar biasa. Ia berhasil merebut podium tertinggi dan menjadi juara pertama khusus di kelas AM.

Persaingan ketat di sirkuit jalan raya Beijing sepanjang 4,894 km menuntut konsentrasi dan strategi yang matang. Setiawan dan rekannya mampu menjaga ritme laju balap secara konsisten hingga garis finis.

Putaran ke-9 pada tanggal 3 Oktober 2026 menjadi bukti ketangguhan Setiawan dan Bi Huang Zhou. Mereka menuntaskan balapan dengan waktu 1 jam 1 menit 35,102 detik sepanjang 26 lap sengit.

Memulai balapan dari posisi start ke-19, duet Climax Racing ini menunjukkan aksi kebangkitan yang hebat. Mereka terus merangkak naik dan melewati para rivalnya di lintasan jalan raya yang sempit.

Bahkan, catatan waktu putaran terbaik mobil Mercedes-AMG GT3 Evo bernomor #8 ini terukir pada lap ke-25 dengan 1 menit 49,294 detik. Performa stabil pasangan ini mengunci posisi teratas kelas AM.

Keberhasilan ini mengungguli pesaing terdekat mereka di kategori AM, yaitu pasangan Haziq Zairel Oh dan Aaron Lim Say Joon. Tim HZO Fortis Racing tersebut harus puas finis di posisi kedua di kelas AM.

Kemenangan berharga ini menegaskan kualitas Setiawan Santoso sebagai salah satu wakil Indonesia yang patut diperhitungkan. Kerja sama yang harmonis dengan Bi Huang Zhou menjadi kunci keberhasilan tim.

Atmosfer kompetisi GT World Challenge Asia di Beijing menyajikan tantangan amat berat bagi pembalap. Namun, manajemen ban serta manuver rapi Setiawan meminimalkan risiko di lintasan balap.

Hasil Race 1 ini memberikan suntikan motivasi yang amat besar bagi skuad Climax Racing menjelang laga Race 2. Poin penuh dari kemenangan kelas AM menjaga kans mereka dalam perburuan gelar musim ini.

Untuk laga Race 2 yang menjadi putaran ke-10, Bi Huang Zhou dan Setiawan Santoso akan mengawali balapan dari baris ke-9. Catatan waktu kualifikasi 1 menit 47,338 detik menempatkan mereka pada posisi ke-18.

Dukungan penuh dari publik Tanah Air terus mengiringi langkah Setiawan di arena internasional. Kibaran bendera Merah Putih di podium Beijing menjadi momen kebanggaan otomotif Indonesia.

Melalui kerja keras dan koordinasi yang apik, Setiawan Santoso dan Bi Huang Zhou siap melanjutkan tren positif. Seri Beijing GT World Challenge Asia 2026 pun menjadi momen bersejarah bagi karirnya.