MotoGP 2026: Marc Marquez vs Jorge Martin, Ulangan Duel Fabio Quartararo vs Francesco Bagnaia 2022

Selasa, 13/10/2026 23:47 WIB | Rulin purba
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia) vs Marc Marquez (Ducati). (Foto: motogp)
Jorge Martin (Spanyol/Aprilia) vs Marc Marquez (Ducati). (Foto: motogp)

mobilinanews (Nusa Tenggara Barat) - MotoGP sudah menuntaskan 17 seri balap musim 2926 di GP Indonesia, Sirkuit Mandalika. Hasilnya  hanya 2 poin selisih angka dalam perebutan gelar. Persis macam musim kompetisi 2022.

Musim ini memang istimewa. Banyak rekor kecepatan dipecahkan atau setara. Rekor kecepatan di Mandalika pun ikut diperbaharui.

Rekor-rekor baru tentu berpotensi muncul lagi dalam lima seri sisa MotoGP tahun ini yang dimulai dari GP Australia pekan ini di Sirkuit Philip Island yang melakoni event terakhirnya karena musim 2027 seri Australia pindah ke Adelaide. Setelah itu rombongan MotoGP main di seri Mslsysia, Qatar, Portugal dan terakhir di Valencia, Spanyol.

Memasuki seri ke-18 di Australia itu, perburuan gelar 2026 antara pemimpin klasemen dengan runner-up hanya dipisahkan 2 poin, antara Jorge Martin (Aprilia) dengan Marc Marquez (Ducati). Masing-masing mengantungi 355 dan 353 poin.

Seperti dikutip dari media resmi MotoGP, itu berarti persis  menyamai duel perburuan gelar musim 2022 antara Fabio Quartararo (Yamaha) dengan Francesco Bagnaia (Ducati). Saat itu Quartararo sebagai juara dunia 2021 menjadi pemimpin klasemen musim 2022 usai seri ke'17 di GP Thailand. Ia unggul 2 angka atas Bagnaia menuju 5 seri terakhir. Masing-masing dengan poin 219 dan 217.

Keduanya head to head menghadapi 5 seri sisa. Hasilnya, Bagnaia sukses meraih gelar juara dunia tahun itu.

Martin dan Marquez juga hanya selisih 2 poin usai seri ke-17 yang jatuh di GP Indonesia lalu. Seperti Quartararo dan Bagnaia  Martin dan Marquez juga akan berlaga head to head menapaki lima seri terakhir.

Sulit menebak rivalitas mereka hingga akhir musim. Yang jelas Marquez sedang panas karena kesempatan merebut gelar tahun ini diraihnya dengan drama tersendiri. Usai GP Italia lalu ia sudah tertinggal 102 poin dengan Marco Bezzecchi (Aprilia) yang kala itu memimpin klasemen. Ia sempat galau dan mengaku tak lagi memikirkan gelar karena gap poin sudah terlalu jauh.

Hal sama terjadi pula pada 2022, saat Bagnaia sudah tertinggal 91 poin di klasemen kejuaraan seusai GP Jerman. Dan, akhirnya, ia sukses meraih gelar perdananya di MotoGP.

Apakah Marquez juga akan sukses meraih gelar MotoGP kali ke delapan tahun ini? Atau Martin yang meraih gelar kedua setelah yang pertama pada 2024?