Mobilinanews (Jakarta) - CFMoto tampaknya tak main-main dalam mengejar mimpi besarnya di kasta tertinggi balap motor dunia, MotoGP. Pabrikan asal Tiongkok ini baru saja mengambil langkah strategis dengan menancapkan kakinya di Rimini, Italia—kawasan Emilia-Romagna yang hanya berjarak satu jam berkendara dari markas besar Ducati di Bologna.
Penetapan posisi yang berdekatan dengan raksasa Italia tersebut menjadi sinyal paling tegas: CFMoto sedang membangun fondasi serius untuk menembus grid MotoGP.
Meski gedung pusat teknologi balap terbarunya di Rimini masih dalam tahap penyelesaian akhir, dinamika di dalamnya sudah bergerak masif. CFMoto sibuk meracik struktur tim internal, memindahkan operasional ke gedung baru, serta merekrut talenta-talenta teknis terbaik dari industri balap Eropa.
"Pusat teknologi Italia kami khusus didedikasikan untuk balap dan saat ini sedang dibangun. Kami bekerja sangat keras menyusun struktur dan mengumpulkan tim," ungkap Samantha Liu, General Manager Motorsport Management Center CFMoto.
Menariknya, fasilitas balap anyar ini didirikan tepat berdampingan dengan tim riset dan pengembangan (Research & Development) desain industri CFMoto yang sudah lebih dulu beroperasi di Rimini. Kolaborasi lintas lini ini sengaja dirancang agar alih teknologi dari lintasan balap dapat langsung diserap ke lini produksi sepeda motor harian mereka.
Strategi Jangka Panjang dan Tantangan Regulasi
Mengarungi persaingan kelas para raja membutuhkan kesabaran dan investasi jangka panjang. Liu menegaskan bahwa pusat teknologi di Rimini tidak semata-mata dibangun demi MotoGP, melainkan untuk memperkuat seluruh portofolio balap CFMoto, termasuk meningkatkan kapasitas pengujian serta pengembangan teknis secara menyeluruh.
"Apakah ini hanya untuk MotoGP? Tidak. Ini membantu kami di banyak lini," tutur Liu. "Ini akan menjadi perjalanan panjang dan kami siap bersabar. Kami adalah CFMoto, kami bekerja dengan cara kami sendiri, dan kami fokus pada strategi kami."
Meski ambisi CFMoto begitu berapi-api, tantangan regulasi di depan mata tidak bisa dianggap ringan. Enam pabrikan utama yang ada saat ini—Ducati, Aprilia, Honda, Yamaha, dan KTM—telah mengunci kontrak komersial dengan Dorna Sports hingga 2031. Hal ini menutup celah bagi pabrikan baru untuk masuk sebagai tim independen tanpa akuisisi atau izin khusus.
Cengkeraman CFMoto di Paddock Grand Prix
Kendati demikian, fondasi CFMoto di paddock Grand Prix kian hari makin kokoh. Sejak debut di kelas Moto3 pada 2022 bersama PrüstelGP, rekam jejak mereka terus meluas lewat kemitraan strategis dengan Pierer Mobility Group (induk perusahaan KTM).
Pada musim 2024, nama CFMoto kian melambung setelah resmi menjadi sponsor utama Aspar Team di ajang Moto2 dan Moto3. Jorge "Aspar" Martinez, pemilik tim, bahkan sempat membocorkan bahwa pabrikan Tiongkok ini memang menyimpan ambisi besar untuk melangkah ke kelas premier.
Ambisi CFMoto tidak berhenti di ajang Grand Prix. Mereka juga mulai melirik panggung WorldSBK melalui pengembangan motor superbike anyar berkonfigurasi mesin V4 SR-RR. Ditambah lagi, mulai musim 2027 mendatang, CFMoto resmi ditunjuk menggantikan Yamaha sebagai pemasok tunggal sepeda motor untuk kejuaraan dunia balap wanita, WorldWCR.
Langkah berani mendirikan markas tepat di jantung industri balap Italia membuktikan bahwa CFMoto tidak sekadar meramaikan persaingan, melainkan bersiap menjadi kekuatan baru yang siap mendobrak dominasi pabrikan tradisional di panggung balap internasional.