Revolusi Baru Hyundai Di WRC 2016

Senin, 18/01/2016 20:00 WIB |

mobilinanews (Seoul) - Dalam hitungan hari, kita akan memasuki seri pertama World Rally Championship (WRC)  di Monako pada akhir pekan (22-24/01) ini.

Berbagai persiapan dilakukan agar pertarungan di Monte Carlo bisa berlangsung sengit dan tidak membosankan seperti tahun lalu di mana hanya 1 pereli yang mendominasi WRC tahun lalu yakni Sebastian Ogier.

Tapi hal ini tidak akan disia-siakan pabrikan asal Korea, Hyundai. Pada Desember 2015 lalu, Hyundai meluncurkan i20 WRC 2016 yang menjadi senjata andalan untuk menempuh sengitnya persaingan reli dunia tahun ini.

Sebelum diluncurkan, mobil ini dites 8000 km lebih agar siap dalam balapan tanpa kendala. Tim principal Michel Nandan berujar seperti dikutip Autosport.

"Mobil ini dibangun selama setahun penuh dengan staf-staf berpengalaman. Kami ingin berhasil memenuhi misi untuk bersaing di posisi papan atas pabrikan," ujar Michel.

Menurut Michel, kompetisi terhitung amat kuat antar pabrikan dan Hyundai optimis bisa memburu kemenangan di musim 2016. Sementara pereli yang akan membalap di balik kokpitnya antara lain Thierry Neuville, Hayden Paddon dan veteran Dani Sordo.

Mesin 4 silinder segaris berkapasitas 1600cc turbo menjadi dapur pacu dengan tenaga 300 dk dan torsi sebesar 400 Nm yang dikendalikan ECU SRG dari Magneti Marelli.

Tenaga mesin disalurkan ke seluruh roda via transmisi sequential 6-speed. Dibandingkan pendahulunya, i20 WRC terbaru mendapat sayap belakang baru, dan spoiler depan untuk meningkatkan pendinginan di samping memberi tampilan baru.

Sementara di balik kulitnya, kinematik suspensi dan rigiditas chassis turut dibenahi demi meningkatkan kendali pada mobil. Hyundai kembali ramaikan WRC dua tahun terakhir dengan berhasil meraih kemenangan tunggal di seri Jerman 2014.

Sepanjang 2015 Hyundai mencetak empat kali finis podium. Hyundai pernah debut sekitar 1999 dengan Hyundai Coupe dan pada 2001 menggunakan Accent WRC, tapi gagal karena mobil yang kurang kompetitif. (Teks Berto Pramadya)

KATA KUNCI