mobilinanews (Jakarta) – Misteri itu akhirnya terjawab sudah. Senin (15/2) malam seorang kolega mobilinanews di Palembang, menyebutkan bahwa akan ada berita mengejutkan pada Selasa (16/2). Ternyata benar, hari ini Kemenpora mengumumkan bahwa MotoGP akan dilangsungkan di Palembang, Sumatera Selatan tahun 2018.
"Setelah mempertimbangkan berbagai kemungkinan, akhirnya kemungkinan besar MotoGP akan digelar 2018 dan diputuskan di Jakabaring, Palemnang," ujar Gatot S. Dewa Broto, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora di Kantor Kemenpora, Senayan.
Dipilihnya Palembang menyisihkan DKI Jakarta (Tegal Alur) dan Jawa Barat yang menjadi nominasi penyelenggaraan MotoGP menyusul dicoretnya sirkuit Sentul International Bogor.
Dalam pertemuan antara Menpora Imam Nahrawi dan Javier Alonso perwakilan dari Dorna beberapa hari lalu di Jakarta, Indonesia meyakinkan Dorna meminta kelonggaran waktu terkait penyelesaian masterplan dan draft kontrak MotoGP. Meski sirkuit yang akan digunakan masih belum jelas.
Alasan pemilihan Jakabaring karena dianggap pemerintah daerah Sumsel lebih siap. Terbukti Gubernur Sumsel Alex Noerdin menawarkan Palembang sebagai tuan rumah balapan tingkat dunia tersebut. Meski menyanggupi membangun sirkuit, Sumsel tidak akan menggelar MotoGP pada 2017, melainkan di 2018.
"Pak Alex tidak menyanggupi digelar 2017 karena waktunya terlalu mepet. Jadi menyanggupi MotoGP 2018 di Jakabaring. Maka itu kami akan mengundang Dorna datang lagi dan melibatkan Sumatera Selatan untuk ikut bernegosiasi," ungkap Gatot.
Tentang anggaran pembangunan sirkuit, Gatot menyebut jika Sumatera Selatan menjamin dana yang dicairkan bukan berasal dari APBD maupun APBN. Sebaliknya, dana akan ditopang konsorsium yaitu sponsor dan swasta.
"Yang jelas proses berikutnya akan meminta Pak Alex Noerdin untuk sampaikan surat resmi kepada Presiden dan juga Menpora. Setelah itu, kami akan membuat Letter of Intent (LOI) dengan dorna, dengan melibatkan Sumsel," lanjut Gatot.