mobilinanews (Jakarta) – Lightning Production sebagai promotor nasional event IRC Powertrack merasa dihambat oleh PP IMI. Padahal mereka sudah membangun event ini selama 4 tahun terakhir hingga menjadi sebuah event yang populer dan digandrungi.
“Ini tahun keempat untuk penyelenggaraan IRC POWERTRACK di Indonesia. Suka duka sudah kami lalui dengan tetap bersuka cita.Kami membangun komunitas ini dengan dukungan penuh dari komunitas GTX, MX, Team, Sponsorship, teman teman promotor lokal yang sangat banyak berkontribusi untuk suksesnya event ini dan para pecinta Dirt Bike di Indonesia serta tentunya oleh IMI,” ungkap A Judiarto selaku pimpinan Lightning Production kepada mobilinanews.
Namun di tahun 2016 ini, lanjut Judiarto, adalah tahun yang berat dan kami tetap berjuang untuk tetap konsisten memberikan wadah bagi teman-teman rider GTX dan MX di Indonesia. Untuk bisa tetap berprestasi di event ini, kami sadar, kami adalah sebagian kecil dari event-event Dirt Bike yang ada di Indonesia.
Namun kami tetap berkomitmen untuk dapat memaksimalkan setiap gelaran eventnya untuk menjadi salah satu event terbaik yang dimiliki masyarakat otomotif .
“Saat ini beredar rumor yang kami dengar dari temen-temen lokal bahwa ada kendala di daerah penyelenggaraannya. Hanya tanda tanya besar yang ada di pihak kami selaku penyelenggara .Ada apa dengan Powertrack 2016 ?,” lanjut pria yang juga ketua umum Pengprov IMI DKI itu.
Menurutnya, sayangnya tidak ada penjelasan resmi kepada kami selaku penyelenggara. Apa yang salah dengan POWERTRACK 2016?. Padahal kami sudah mempersiapkan segalanya dengan baik dan juga kami sangat menerima untuk predikat event ini KEJURNAS ataupun Non Kejurnas.
“Dan kami tidak mempermasalahkan itu. Kami masih akan tetap mentaati segala prosedur yang ada, dengan tetap bekerja sama dengan promotor lokal dan dengan mentaati semua prosedur yang ditetapkan untuk sebuah penyelenggaraan event. Tidak ada kepentingan pribadi di dalam event ini, kami hanya sekumpulan anak bangsa yang ingin berkreasi dan berkarya untuk bersama sama menjadi bagian dari pihak-pihak yang ingin memajukan dunia olah raga ini,” urai Judiarto.
Intinya lanjut mantan crosser ini, pihak sponsorship, pihak promotor lokal, teman-teman rider, dan semua pendukung event ini sudah siap untuk menyelenggarakan event POWERTRACK 2016 ini. Tentu dengan tetap mentaati segala prosedur sebuah event sebagaimana mestinya, dan siap untuk bekerja sama dengan semua element/institusi yang berhubungan dengan terselenggaranya event ini.
Besar harapan kami agar kami selaku penyelenggara mendapat pencerahan dan juga dukungannya agar POWERTRACK 2016 ini bisa kami laksanakan dengan Baik.
“Apapun kendalalanya event akbar ini harus tetap jalan. Maju dan jaya otomotif Indonesia. Terimakasih atas support seluruh pembalap GTX , MX , team manager dan para pihak yg menyuport kami agar event ini tetap terselenggara,” pungkas Judiarto.
Karena berbeda kubu, event Lightning Production diberangus? IMI seharusnya melindungi dan mengayomi semua pronas dan menyukseskan event balap otomotif. Ditunggu tanggapan dari PP IMI.