Demas Agil Dan Perkembangan Drifting Di Indonesia

Sabtu, 16/04/2016 08:35 WIB |
Demas Agil, mobil driftnya disewakan
Demas Agil, mobil driftnya disewakan

mobilinanews  (Jakarta)  - Adanya Drif War di IIMS 2016 merupakan angin tersendiri dalam kancah drift di Indonesia. Sebanyak 42 starter dipecah ke dalam 3 kelas berbeda saling beradu ketrampilan dalam "menari" di atas lintasan JI-Expo, Kemayoran, Jakarta, 15-17 April 2016.

Hanya saja, ada salah satu drifter tidak ikut serta dalam ajang ini. Dia adalah Demas Agil yang  sedang fokus di dunia slalom karena belum ada rencana ingin turun drift.

Tapi pebalap yang juga menekuni speed offroad bersama Banteng Motorsport XS Enginerring ini sedikit merindukan balap yang sempat digandrunginya itu.

 "Drift pada zaman sekarang kurang bergairah, sponsor-sponsor merindukan ajang drift seperti pada 2010-2012 lalu," ujar mantan penunggang BMW E36 bermesin Toyota 1UZ V8 ini kepada mobilinanews.

"Untungnya bung Rifat Sungkar membuat event drift lain di samping kejurnas yang akan digelar tahun ini. Semoga drift makin dikenal seperti pada zaman Jakdrift dulu," ungkapnya.

Sebagai catatan, Rifat Sungkar bersama Pertamina membuat Pertamax Motorsport Series yang merangkul drift sebagai salah satu cabang otomotif yang dipentas di dalamnya.

Pada ajang Drift War ini, mobil Nissan 180SX yang dipakainya lagi-lagi tidak digunakan olehnya tapi dipakai drifter lain yang menyewa yaitu Along. Dia merupakan drifter Malaysia yang malang melintang di kejuaraan drift di negeri jiran itu.

"Lintasan yang agak bumpy membuat mobil menjadi kurang maksimal. Tapi akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pedrifter sih," tutur Demas Agil. (Teks dan Foto Berto Pramadya)